News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan karena Pemain Muda, Tapi Ini Sebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 Lantaran…

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyebut skuadnya tumbang di Piala AFF 2024 lantaran mayoritas pemainnya berusia muda dan minim pengalaman di kompetisi -
Selasa, 24 Desember 2024 - 12:54 WIB
Cahya Supriadi jadi salah satu pemain yang mendapat pujian usai tampil apik bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Sumber :
  • Instagram/Cahya Supriadi

tvOnenews.com - Timnas Indonesia mengalami kekalahan pahit di Piala AFF 2024. Skuad Garuda kalah 0-1 dari Filipina di laga terakhir Grup B dan kehilangan tiket ke babak semifinal turnamen tersebut. 

Mulai dari pelatih Shin Tae-yong hingga pemain kunci seperti Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan dan terutama Muhammad Ferarri mendapat gelombang kritik pedas dari fans Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Staf kepelatihan Timnas Indonesia tampak terlalu bernafsu untuk mengalahkan Filipina padahal kenyataannya tak perlu menang untuk bisa lolos ke babak semifinal. 

Timnas Indonesia Masih Diejek Suporter Filipina
Timnas Indonesia Masih Diejek Suporter Filipina
Sumber :
  • ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

 

Hal itu terlihat saat pelatih Shin Tae-yong tidak mengganti bek di lapangan meski Muhammad Ferarri menerima kartu merah di babak pertama. 

“Lebih mudah menahan Filipina dengan menempatkan lebih banyak pemain bertahan di lapangan, tapi Coach Shin tidak melakukan itu,” kata pakar sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni.

Pada Piala AFF 2024 ini, Timnas Indonesia hanya akan menggunakan skuad muda, dengan hanya sedikit pemain yang berpengalaman bermain di timnas. 

Namun, para pemain kuncilah yang justru menyebabkan kekecewaan terbesar. Secara khusus, Marselino Ferdinan dan Muhammad Ferarri mendapat 2 kartu merah dalam 2 laga kandang.

Kurangnya kematangan emosi beberapa pemain merugikan Timnas Indonesia. Kartu merah Muhammad Ferarri berdampak besar dan akhirnya tim kalah.

“Ironisnya, para pemain Timnas Indonesia yang tidak bisa mengendalikan emosi justru menjadi pemain kunci yang berpengalaman bermain di timnas,” kata pria yang akrab disapa Bung Kus itu. 

Reaksi media Vietnam usai Marselino Ferdinan dikartu merah bagi Timnas Indonesia
Reaksi media Vietnam usai Marselino Ferdinan dikartu merah bagi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase YouTube Okezone

 

Mereka harusnya menjadi tulang punggung tim, sehingga berperan sebagai pendukung pemain-pemain muda yang melakukan debutnya di timnas.

Dikeluarkannya Ferarri di penghujung babak pertama ternyata tak membuat skuad asuhan Shin Tae-yong memperkuat pertahanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal Tim Indonesia terus-terusan mendapat tekanan dari Filipina. Serangan tim tuan rumah bergantung sepenuhnya pada Marselino Ferdinand yang bermain untuk Oxford United di Divisi Pertama Inggris.

Marselino Ferdinand banyak menggiring bola sendiri, menciptakan peluang sendiri, dan mencoba menyelesaikannya sendiri namun gagal.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT