News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asnawi Mangkualam Dicoret di Laga Kontra Jepang dan Arab Saudi, Shin Tae-yong Bongkar Alasan di Balik Keputusannya, Ternyata…

Shin Tae-yong mencoret nama Asnawi Mangkualam di laga Timnas Indonesia kontra Jepang dan Arab Saudi. Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan beberapa alasan.
Senin, 4 November 2024 - 17:22 WIB
Asnawi Mangkualam dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram - Asnawi Mangkualam

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru-baru ini mengungkap alasan tidak memanggil sejumlah pemain, termasuk Asnawi Mangkualam dalam laga melawan Jepang dan Arab Saudi.

Asnawi Mangkualam, Malik Risaldi dan Wahyu Prasetyo, tidak dimasukkan ke dalam skuad Garuda yang akan bertanding pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong memastikan keputusan ini didasarkan pada pertimbangan medis.

Shin Tae-yong telah memimpin Timnas Indonesia sejak 2020, menyebutkan bahwa kondisi fisik ketiga pemain ini menjadi pertimbangan utama.

Baik Asnawi, Malik, maupun Wahyu, masing-masing mengalami cedera yang menghambat kemampuan mereka untuk tampil maksimal di lapangan.

Shin Tae-yong mengatakan bahwa pihaknya juga telah menerima surat dokter yang mengonfirmasi cedera yang dialami para pemain tersebut.

Hal ini menjadi alasan utama untuk tidak menyertakan mereka dalam skuad.

Asnawi Mangkualam selama ini dikenal sebagai salah satu bek andalan Timnas, ternyata sedang mengalami cedera hamstring.

Shin Tae-yong mengakui bahwa Asnawi telah menjalani beberapa tahap pemulihan.

Namun, kondisinya masih belum memungkinkan untuk bermain dalam laga besar menghadapi Jepang dan Arab Saudi.

“Ya, mungkin karena cedera ya,” ungkap Shin Tae-yong saat ditanya alasan tidak menyertakan Asnawi.

“Pertama Asnawi (Mangkualam) hamstring, Wahyu (Prasetyo) robekan di betis. Dan Malik (Risaldi) pun sama ya, ada cedera,” lanjutnya.

Adapun Wahyu Prasetyo mengalami cedera robekan pada betisnya, yang bisa sangat memengaruhi kestabilan dan daya tahan otot.

Sementara itu, Malik Risaldi juga memiliki masalah cedera, yang membuat STY harus mengorbankan opsi tidak membawa pemain tersebut.

Sebagai seorang pelatih profesional, Shin Tae-yong memastikan bahwa setiap keputusan yang diambilnya selalu berdasarkan data dan analisis kondisi pemain.

Dalam kasus Asnawi, Malik, dan Wahyu, tim medis dari klub masing-masing pemain telah mengirimkan surat dokter yang menjelaskan secara rinci kondisi mereka.

Hal ini menjadi dasar kuat bagi Shin Tae-yong untuk tidak memaksakan ketiganya bermain, karena risiko memperburuk cedera bisa sangat tinggi.

“Jadi memang mereka cedera dimasukkan ke dalam list, tapi karena ada cedera, jadi tidak bisa dipanggil dengan alasan cedera. Dan sampai dikirimkan juga surat dari dokter tim,” jelas Shin Tae-yong. 

Asnawi Mangkualam merupakan sosok pemain yang memiliki peran dalam sistem permainan Timnas Indonesia. 

Asnawi kerap membantu serangan dari sektor sayap dengan umpan-umpan dan kecepatannya.

Timnas Indonesia akan mengandalkan opsi-opsi lain untuk menutup celah yang ditinggalkan Asnawi.

PSSI telah merilis daftar 27 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 dan 19 November 2024 mendatang.

Meski absennya beberapa pemain kunci menjadi tantangan besar, Timnas Indonesia tetap harus menunjukkan performa terbaik untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup C dengan perolehan tiga poin dari empat pertandingan.

Situasi ini membuat Indonesia harus meraih hasil maksimal dalam laga-laga berikutnya untuk membuka peluang mereka ke putaran selanjutnya.

Hanya dua tim teratas di grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sementara peringkat ketiga dan keempat akan mendapatkan kesempatan di putaran keempat kualifikasi.

Disisi lain, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, juga angkat bicara mengenai absennya Asnawi Mangkualam dari daftar panggilan.

Menurut Sumardji, meskipun kondisi Asnawi sudah pulih dari cederanya, namanya tetap tidak ada dalam daftar panggilan.

“Memang namanya tidak ada di daftar panggil. Sampai hari ini, tidak masuk ke dalam pemanggilan," ucap Sumardji.

Hal ini menegaskan bahwa Shin Tae-yong tetap memprioritaskan pemain yang kondisinya benar-benar siap dan bugar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan kualifikasi ini, Shin Tae-yong menghadapi tantangan besar, baik dari segi taktik maupun pemilihan pemain.

Dengan dukungan penuh dari para suporter dan semangat juang yang tinggi, Timnas Indonesia diharapkan mampu mengatasi tantangan ini dan meraih hasil positif di laga kualifikasi. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT