News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkataan Berani Indra Sjafri Lima Tahun Lalu Terbukti soal Level Timnas Indonesia yang Sudah Setara dengan Negara Langganan Piala Dunia: Buktinya...

Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, pernah bandingkan level skuad Garuda dengan negara Asia langganan Piala Dunia. Katanya, karena hal ini Tim Merah-Putih..
Senin, 28 Oktober 2024 - 00:13 WIB
Omongan Indra Sjafri soal Timnas Indonesia sudah selevel dengan Jepang mulai terbukti
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, pernah bandingkan level skuad Garuda dengan negara Asia langganan Piala Dunia.

Perlu diingat, Indra Sjafri pernah membawa Timnas U-19 berlaga di Piala Asia 2018. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia menunjukkan performa yang cukup baik sepanjang kompetisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu, skuad Garuda masuk ke dalam grup A bersama tim-tim tangguh seperti Qatar, Uni Emirat Arab, serta China Taipei.

Meski begitu, tim asuhan Indra Sjafri membuktikan diri mereka dengan berhasil melangkah sampai ke babak delapan besar.


Kolase Coach Indra Sjafri dan Timnas Indonesia. Sumber: dok.kolase tvonenews.com.

Sayangnya, langkah Garuda Muda terhenti sebelum mencapai semifinal, dan salah satu pernyataan Indra Sjafri saat itu kembali menjadi sorotan.

Pelatih Timnas Indonesia U-19 itu menekankan bahwa kualitas dan level sepak bola Indonesia tidak terpaut jauh dari negara yang rutin tampil di Piala Dunia, seperti Jepang.

Coach Indra juga menyatakan bahwa ia tidak ingin ada yang menganggap level Indonesia berbeda jauh dari Jepang.

Pernyataan berani Coach Indra itu disampaikan usai Timnas U-19 Indonesia kalah 0-2 dari Jepang pada babak 8 besar Piala Asia U-19 2018 pada Minggu (28/10/2018), yakni lima tahun lalu.

“Selepas ini mungkin ada pengamat sepak bola yang bilang wajar kita kalah karena beda level dengan Jepang. Saya tidak setuju, karena bagi saya level kita sudah setara dengan Jepang,” kata Indra Sjafri setelah laga berakhir.

Tak goyah sedikit pun meski saat itu ditumbangkan oleh Jepang, Indra Sjafri tetap menganggap level sepak bola Indonesia saat ini makin berkembang positif.

Pelatih berusia 61 tahun itu juga menjelaskan bahwa yang dibutuhkan para pemain Indonesia untuk bisa menjadi lebih baik lagi adalah konsistensi. 

Dengan hal tersebut maka para pemain muda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk bisa memperkuat Timnas senior nantinya.

“Memang dibutuhkan konsistensi dalam meningkatkan mereka. Tapi saya yakin pemain ini akan menjadi pemain yang siap pakai bagi Timnas Indonesia senior,” jelas Coach Indra.

Perkataan berani Indra Sjafri di Piala Asia U-19 2018 saat ini seakan mulai terbukti benar.


Shin Tae-yong dan Indra Sjafri. Sumber: Instagram - Shin Tae-yong.

Setelah lima tahun, akhirnya terbukti bahwa level sepak bola Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Timnas Indonesia saat ini sudah bisa bersaing dengan negara-negara juara, seperti Jepang, Korea, Australia, dan banyak lagi.

Beberapa waktu lalu Timnas Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.

Bahkan, Indonesia saat ini sudah memastikan dirinya lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini Indonesia bahkan masuk ke dalam Grup C atau yang dijuluki sebagai "Grup Neraka".

Skuad Garuda harus berjuang keras melawan tim satu grupnya yakni Arab Saudi, Australia, China, Bahrain, termasuk Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menarik untuk dinantikan seperti apa laga Timnas Indonesia vs Jepang yang akan berlangsung pada 15 November 2024 mendatang. (tsy/asl)

tvonenews
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
background

Pekan ke-32

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT