News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Menohok PSSI untuk Sekjen AFC yang Sebut Laporan Timnas Indonesia Tak Jelas, Kritisi Manajemen yang Tidak Baik 

Exco PSSI Arya Sinulingga memberi pesan kepada Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John terkait laporan Timnas Indonesia setelah melawan Bahrain. Ia mengaku bingung..
Senin, 14 Oktober 2024 - 20:25 WIB
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Arya Sinulingga

Jakarta, tvOnenews.com - Executive Committee (Exco) PSSI Arya Sinulingga memberi pesan kepada Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John terkait laporan Timnas Indonesia setelah melawan Bahrain.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Timnas Indonesia melalui PSSI telah menyampaikan surat protes kepada AFC dan FIFA terkait pertandingan melawan Bahrain Kamis (10/10/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, Timnas Indonesia ditahan imbang Bahrain setelah keputusan kontroversial wasti Ahmed Al Kaf.

Arya Sinulingga, Ahmed Al Kaf
Arya Sinulingga, Ahmed Al Kaf
Sumber :
  • Instagram

 

Hasil pertandingan itu langsung membuat netizen Indonesia geram dan berharap agar PSSI melaporkan kecurangan yang terjadi.

Arya Sinulingga pun mengungkapkan PSSI sudah mengirim surat protes bahkan sampai ke AFC dan FIFA terkait hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain.

Namun, Sekjen AFC Datuk Seri Windsor kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa keluhan dari Indonesia kurang jelas dan terperinci.

Ia berharap agar keluhan tersebut dirinci terkait apa saja masalah yang perlu dievaluasi terkait pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain.

Hal ini pun ditanggapi Arya Sinulingga. Ia mengaku bingung dengan pernyataan dari Sekjen AFC tersebut.

"Nah, ini saya bingung juga ya. Kita bingung juga dengan yang namanya Sekjen AFC," kata Arya, di akun Instagram miliknya, dikutip Senin (14/10/2024).

Ia mengungkapkan, pada tanggal 10 Oktober 2024 pihaknya langsung mengirimkan surat protes kepada AFC.

Surat protes itu langsung dikirimkan ke AFC beberapa saat setelah pertandingan Timnas Indonesia lawan Bahrain berakhir.

Dirinya pun mengatakan di dalam surat protes, ada dua hal yang dijelaskan secara rinci terkait pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 itu.

Hal pertama yakni peraturan kontroversial wasit soal perpanjangan waktu di babak kedua.

Wasit Ahmed Al Kaf tidak kunjung membunyikan peluit mengakhiri pertandingan meski waktu 90+6 menit di babak kedua sudah berakhir.

Perpanjangan waktu yang ditetapkan sebelumnya hanya 6 menit. Namun, sampai akhir pertandingan selesai di menit ke-99 setelah Bahrain berhasil menyeimbangkan skor.

Timnas Indonesia Vs Bahrain
Timnas Indonesia Vs Bahrain
Sumber :
  • AFC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kita kirimkan tuh, ada dua penambahan, 90 tambah 9 menit, di mana harusnya cuma 6 menit," kata Arya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT