News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Gengsi Akui China Levelnya di Bawah Timnas Indonesia, Jurnalis Tiongkok Blak-blakan Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat ketimbang Negaranya

Seorang jurnalis Tiongkok mengakui bahwa Timnas Indonesia levelnya sudah di atas China dan jauh lebih kuat dibandingkan beberapa negara Asia termasuk negaranya.
Minggu, 13 Oktober 2024 - 13:53 WIB
Timnas Indonesia dan China
Sumber :
  • Kolase/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang jurnalis Tiongkok mengakui bahwa Timnas Indonesia levelnya sudah di atas China dan jauh lebih kuat dibandingkan beberapa negara Asia termasuk negaranya.

Pernyataan tersebut diungkapkan reporter Xi'an Evening News, yakni He Xiaolong saat mengomentari laga China vs Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai jadwal, China bakal menjamu Timnas Indonesia pada Selasa 15 Oktober 2024 malam WIB di Stadion Qingdao Youth Football.

tvonenews

Sebelum laga tersebut, China harus menelan pil pahit tiga kali kalah secara beruntun pada ajang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C itu.

Tim Naga -julukan Timnas China- dibantai oleh Jepang dengan skor 0-7, lalu takluk dari Arab Saudi 1-2 dan teranyar menyerah 1-3 dari Australia.

Hasil kontras justru didapatkan Timnas Indonesia, skuad Garuda berhasil menahan imbang tiga tim kuat Asia yakni Arab Saudi 1-1, Australia 0-0, dan Bahrain 2-2.

Timnas Indonesia ditahan Bahrain 2-2
Timnas Indonesia ditahan Bahrain 2-2
Sumber :
  • PSSI

 

Setelah melihat performa skuad Garuda di beberapa laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya, He Xiaolong merasa Tim Naga akan kesulitan meraih kemenangan atas Timnas Indonesia.

Pasalnya, Timnas Indonesia menerapkan gaya permainan modern di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. 

Selain itu, jurnalis asal China tersebut juga menyoroti serangan agresif Rafael Struick dkk ke lawan meski peringkat lawan lebih tinggi dari Timnas Indonesia.

Dia juga menilai skuad Garuda mempunyai banyak pemain naturalisasi seperti Jay Idzes dkk yang dapat meningkatkan kualitas tim di lapangan.

“Melihat kepada laga (China) di kandang sendiri menentang Indonesia pada minggu depan, saya merasa optimistis Indonesia tidak akan kalah," kata He Xiaolong, dikutip dari Makan Bola.

"Dalam dua aksi pertama Indonesia menahan imbang Australia di tempat sendiri dan seri dengan Arab Saudi di tempat lawan," tambahnya.

Bahkan, He Xiaolong membandingkan permainan Timnas Indonesia dengan China yang dinilai lebih baik dan levelnya berada di atas negaranya itu.

“Jika dibandingkan dengan kekalahan China dari Australia dan Arab Saudi, dari segi gaya permainan dan hasil pertandingan, Tiongkok tidak berada pada level yang sama (dengan Timnas Indonesia)," papar He Xiaolong.

“Saya sudah menyaksikan beberapa pertandingan tim Indonesia. Sebagian besar pemain mereka adalah pemain naturalisasi. Gaya bermain mereka cukup modern, lebih modern jika dibandingkan dengan skuad China,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, Xiaolong mengakui banyak fans Tiongkok yang berharap China bisa menang atas skuad Garuda setelah kalah di tiga laga sebelumnya.

Namun, ia melihat dengan pola permainan Tim Naga saat ini, sulit melihat dasar apa yang bisa digunakan Branko Ivankovic untuk membantu China mengalahkan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita semua berharap timnas China bisa menang, tapi saya tidak bisa menemukan dasar agar timnas bisa menang,” tandasnya.

(yus)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT