News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Indra Sjafri Soal Sepinya Penonton di Laga Timnas Indonesia U-20 Vs Maladewa, Singgung Soal Selera Suporter

Indra Sjafri merespons soal sepinya penoton di pertandingan Timnas Indonesia U-20 melawan Maladewa pada laga Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Stadion Madya.
Kamis, 26 September 2024 - 19:51 WIB
Respons Indra Sjafri Soal Laga Timnas Indonesia U-20 Vs Maladewa Sepi Penonton
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri merespons soal sepinya penonton di laga lawan Maladewa dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-20 melawan Maladewa berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, pada Rabu (26/9/2024) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ringkasan pertandingan yang diterbitkan AFC, tercatat hanya ada 1.548 penonton dari kapasitas Stadion Madya sebesar 9.170 kursi.

Padahal, laga skuad Garuda biasanya kana banyak menarik minat suporter untuk datang langsung ke stadion.

tvonenews

Timnas Indonesia U-20 pun memiliki peluang cukup besar untuk bisa lolos ke Piala Asia U-20 2025, karena di atas kertas unggul dari lawannya.

Selain itu, komposisi pemain yang ada saat ini memiliki nama cukup tenar karena baru saja menjadi juara Piala AFF U-19 2024.

Terdapat nama-nama seperti Kadek Arel, Iqbal Gwijangge, Dony Tri Pamungkas, Alfharezzi Buffon, dan Toni Firmansyah.

Selain itu, ada juga pemain keturunan yang saat ini menjadi bomber andalan Timnas Indonesia U-20, Jens Raven.

Jens Raven pemain Timnas Indonesia saat menghadapi Maladewa
Jens Raven pemain Timnas Indonesia saat menghadapi Maladewa
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

 

Terkait sepinya penonton di laga semalam, Indra Sjafri mengaku sudah sering mengalaminya sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia kelompok umur pada 2011.

"Dari 2011 saya ya memegang tim kalau tim bagus kalau tim nanti progress, dan kualifikasi lolos pasti akan ramai," ujar Indra Sjafri dalam sesi konferensi pers usai laga melawan Maladewa.

Menurut Indra Sjafri, selera penonton Timnas Indonesia saat ini sudah sangat tinggi karena prestasi demi prestasi yang telah diraih.

"Jadi selera penonton Indonesia itu sudah tinggi-tinggi sekarang," ucapnya.

Meski demikian, pelatih asal Sumatera Barat ini memuji suporter Timnas Indonesia yang selalu memberikan dukungan kepada skuad Garuda.

Indra Sjafri menyatakan, saat ini masyarakat tidak membeda-bedakan Timnas Indonesia yang bertanding. Baik kelompok umur atau senior.

"Dan yang paling kita syukuri siapapun tim nasionalnya pasti dia suport dan saya yakin nanti akan banyak penonton yang akan hadir," ucapnya.

Sementara itu, Timnas Indonesia U-20 memetik kemenangan atas Maladewa dengan skor 4-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol kemenangan Timnas Indonesia U-20 dicetak masing-masing oleh Aditya Warman (52'), Figo Dennis (54'), Toni Firmansyah (57'), dan Jens Raven (66').

Selanjutnya, pasukan Indra Sjafri akan menghadapi Timor Leste pada Jumat (27/9) dan Yaman dua hari kemudian. (fan)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
background

Pekan ke-20

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT