GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Statistik Thom Haye vs Jackson Irvine Jelang Laga Indonesia dan Australia, Siapa yang Punya Harga Pasar Paling Mahal?

Thom Haye dan Jackson Irvine menjadi sorotan jelang Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia vs Australia. Dari kedua pemain, siapa yang punya harga paling mahal?
Senin, 9 September 2024 - 20:24 WIB
Thom Haye, Jackson Irvine
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Adu taktik dan kemampuan di lini tengah antara Thom Haye dari Indonesia dan Jackson Irvine dari Australia menjadi salah satu sorotan.

Laga Indonesia dan Australia dalam Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu-tunggu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok Thom Haye dan Jackson Irvine nampaknya bukan hanya menjadi andalan di tim masing-masing, tetapi juga memiliki nilai pasar yang cukup tinggi.

Namun, siapakah yang lebih unggul dari segi statistik dan harga pasar?

Thom Haye merupakan pemain asal Belanda yang baru saja dinaturalisasi oleh Indonesia.

Kehadirannya di skuad Garuda diharapkan bisa memberikan dampak signifikan, terutama dalam mengatur permainan dan menciptakan peluang dari lini tengah.

Pemain yang kerap disebut profesor ini memiliki pengalaman bermain di liga-liga Eropa, termasuk beberapa klub seperti AZ Alkmaar, Willem II, dan Heerenveen.

Thom Haye dikenal dengan kemampuan passing yang presisi dan visi permainan yang tajam.

Rata-rata umpan suksesnya mencapai 86%, dan ia juga mampu mencatatkan beberapa assist penting untuk rekan-rekannya.

Sebagai gelandang kreatif, Haye sering menjadi otak di balik serangan timnya, dengan kemampuan untuk membuka pertahanan lawan melalui umpan-umpan terobosan.

Jackson Irvine sendiri punya nama besar di sepak bola Australia.

Pemain yang kini bermain untuk FC St. Pauli di Jerman ini dikenal sebagai gelandang box-to-box dengan stamina dan fisik yang luar biasa.

Irvine memiliki pengalaman luas di level klub dan internasional, serta telah menjadi bagian penting dari skuad Socceroos dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam hal statistik, Irvine juga menunjukkan performa yang mengesankan.

Sebagai gelandang yang kerap membantu pertahanan sekaligus serangan, Irvine mencatatkan jumlah tekel dan intersep yang tinggi.

Ia juga tidak jarang mencetak gol yang menjadi nilai tambah dalam permainan Australia yang kerap mengandalkan serangan balik cepat.

Melihat performa kedua pemain di musim mereka, baik Thom Haye maupun Jackson Irvine menunjukkan kemampuan yang patut diwaspadai.

Namun, ada beberapa perbedaan mendasar dalam gaya bermain dan kontribusi mereka di lapangan.

Thom Haye, memiliki gaya bermain yang lebih mengutamakan penguasaan bola dan kreativitas dalam hal distribusi bola dan penciptaan peluang.

Jumlah assist yang ia catatkan menjadi bukti kemampuannya dalam memberikan kontribusi langsung terhadap tim.

Jackson Irvine dengan pendekatan yang lebih fisikal dan direct, unggul dalam hal pertahanan dan tekanan di lini tengah.

Irvine sering kali menjadi benteng pertama yang harus dilewati oleh lawan.

Ia juga kerap menjadi ancaman dalam situasi bola mati, baik sebagai pencetak gol maupun pengumpan.

Lantas, siapa yang lebih unggul dari harga pasar?

Jackson Irvine saat ini memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan Thom Haye.

Menurut data dari Transfermarkt, nilai pasar Irvine berada di kisaran 3 juta euro, sementara Thom Haye bernilai sekitar 1,5 juta euro.

Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh pengalaman Irvine yang lebih luas di level internasional dan konsistensinya dalam bermain di kompetisi Eropa.

Laga antara Indonesia dan Australia ini diprediksi akan sangat ditentukan oleh duel di lini tengah, di mana Thom Haye dan Jackson Irvine akan saling berhadapan.

Haye dengan kreativitas dan kemampuannya mengatur serangan, akan berusaha membongkar pertahanan Australia yang dipimpin oleh Irvine.

Sebaliknya, Irvine akan berusaha menahan laju serangan Indonesia dan memanfaatkan setiap peluang untuk melakukan serangan balik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sepak bola, statistik dan harga pasar hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan permainan.

Di atas lapangan, kemampuan untuk bermain sebagai tim, membaca situasi, dan membuat keputusan cepat akan sangat menentukan hasil akhir. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT