News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Tim Lawan Pincang, Pandit Senior Beri Nasihat Bijak Buat Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni sebut Timnas Indonesia tetap mendapat tantangan berat meski tiga pilar Australia absen di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Senin, 19 Agustus 2024 - 09:30 WIB
Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni menyebut bila Timnas Indonesia tetap akan mendapatkan tantangan berat meski tiga pilar Australia absen karena cedera di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia diagendakan bakal melakoni dua laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi dan Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan asuhan Shin Tae-yong tergabung dalam grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Arab Saudi, Jepang, Australia, Bahrain, dan China.

tvonenews

Skuad Garuda akan menghadapi Arab Saudi pada matchday pertama di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi (6/9/2024) pukul 01.00 WIB.

Setelah itu, Timnas Indonesia akan menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di matchday kedua Grup C pada 10 September 2024.

Menjalani laga kandang kontra Australia, Timnas Indonesia dikabarkan mendapatkan keuntungan karena tiga pilar The Socceroos mengalami cedera.

Adalah Ryan Strain, Jordan Bos, dan Apostolos Stamatopoulos menjadi tiga pemain yang mengalami cedera serta harus menepi dari skuad Kangguru.

Absennya tiga pilar Australia itu seakan menjadi angin segar kala skuad Garuda menjamu Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kendati begitu, pandit senior, Mohamad Kusnaeni justru berkomentar bila hal itu tak akan mempengaruhi tantangan yang akan dihadapi Timnas Indonesia.

Pria yang akrab disapa Bung Kus itu menyebut bila cedera yang dialami sebuah tim merupakan hal biasa terjadi.

"Australia ini masih di atas kita, Australia ini kan salah satu tim elit, jadi kalau cedera satu dua pemain itu hal yang biasa," ujar Bung Kus kepada tvOnenews.com, Minggu (18/8/2024).

Pertandingan Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia 2023

Foto: Pertandingan Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia 2023 (sumber: PSSI)

"Jadi ini tetap jadi tantangan berat bagi Indonesia menghadapi lawan sekelas Australia," tambahnya.

Bung Kus menjelaskan bahwa alasan Timnas Indonesia masih akan berduel dengan sulit karena Australia berada jauh di atas level Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, banyaknya pemain The Socceroos yang berkarier di Eropa membuat skuadnya jauh memiliki pengalaman yang lebih besar daripada Timnas Indonesia.

Berbeda dengan Australia, Bung Kus pun membandingkan dengan Timnas Indonesia yang baru saja menembus level Asia beberapa waktu lalu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT