News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walaupun Sukses Bawa Garuda Muda ke Semifinal Piala Asia, 3 Pemain Ini Sudah Tak Boleh Lagi Bela Timnas Indonesia U23 Tahun Depan

Meskipun berperan penting membawa Garuda Muda ke semifinal Piala Asia, namun para pemain ini sudah tak dibolehkan main untuk Timnas Indonesia U23 tahun depan.
Senin, 13 Mei 2024 - 12:21 WIB
Pemain ini sudah tidak bisa bermain untuk Timnas Indonesia U23
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Beberapa pemain muda asuhan Shin Tae-yong ini sudah tidak boleh lagi memperkuat Timnas Indonesia U23 tahun depan.

Padahal, para pemain muda berbakat ini telah menunjukkan kemampuannya dalam beberapa turnamen terakhir yang diikuti Timnas Indonesia U23.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, pemain muda ini diboyong oleh pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae-yong guna melakoni Piala Asia U23 dan play-off Olimpiade Paris 2024.

Hasilnya, mereka mengantarkan Timnas Indonesia memecahkan sejarah untuk pertama kalinya bisa melaju hingga semifinal Piala Asia U23.

tvonenews

Tidak hanya itu, langkah Timnas Indonesia U23 ke Olimpiade Paris 2024 bisa berlanjut apabila tidak kalah dari Guinea dalam laga play-off antar benua.

Berkat pencapaian luar biasa dari anak-anak muda itu, banyak penggemar sepak bola dari dalam maupun luar negeri memuji kiprah Timnas Indonesia U23.

Akan tetapi, di tengah performa impresif pemain muda tersebut, mereka justru tidak boleh lagi bermain untuk Timnas Indonesia U23 tahun depan.

Hal ini karena pemain muda tersebut telah melewati batas usia 23 tahun sehingga mereka tak bisa lagi menjadi tulang punggung Timnas Indonesia junior.

Lantas, siapa saja pemain skuad Garuda muda di Piala Asia yang tidak diizinkan lagi memperkuat Timnas Indonesia U23 tahun depan? Simak ulasannya berikut ini.

1. Pratama Arhan

Pratama Arhan sudah tidak bisa bela Timnas Indonesia U23 tahun depan (Source: Antara)

Pratama Arhan sebetulnya selalu diandalkan pelatih Shin Tae-yong baik di level senior maupun junior Timnas Indonesia dalam beberapa turnamen.

Apalagi Pratama Arhan mempunyai spesialisasi lemparan jauh yang bisa membantu Timnas Indonesia jika terjadi kebuntuan dalam menyerang.

Namun, Pratama Arhan sudah tak bisa lagi bermain untuk Timnas Indonesia U23 karena pada 21 Desember mendatang dia tepat berusia 23 tahun.

2. Rizky Ridho

Kapten Timnas Indonesia U23 Rizky Ridho (Source: PSSI)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serupa dengan Pratama Arhan, Rizky Ridho hampir tidak tergantikan di lini pertahanan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong pada level junior maupun senior.

Berkat pengalamannya bermain di tim senior, Shin Tae-yong kemudian menetapkan Rizky Ridho sebagai kapten Timnas Indonesia di Piala Asia U23.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT