Tiket Final Jepang VS Uzbekistan Sepi Peminat, Justru Tiket Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Ludes Terjual dalam Beberapa Jam Saja
- PSSI
tvOnenews.com - Penjualan tiket pertandingan timnas Indonesia U23 lawan Irak U23 di perebutan babak ketiga melebihi laga final Jepang U23 versus Uzbekistan U23.
Sebagaimana diketahui timnas Indonesia U23 akan bertemu dengan Irak U23 pada perebutan peringkat ketiga Piala Asia U23 2024. Pertandingan itu sekaligus menjadi penentu tim ketiga dari Asia yang lolos Olimpiade Paris 2024.
Pertandingan timnas Indonesia U23 lawan Irak U23 akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar pada Kamis (2/5/2024) pukul 22.30 WIB.
Laga tersebut dipastikan akan kembali dipadati suporter Timnas Indonesia U23. Pasalnya tiket laga Indonesia U23 versus Irak U23 sudah ludes terjual sejak Selasa (30/4/2024).
Dalam aplikasi resmi untuk pembelian tiket pertandingan Piala Asia U23 2024 Hayya terlihat bahwa tiket timnas Indonesia U23 versus Irak U23 sudah habis terjual alias sold out.
Sebagaimana diketahui, Stadion Abdullah bin Khalifa yang menjadi venue pertandingan mampu menampung 10 ribu penonton.
Sejauh ini rekor penonton terbanyak di Piala Asia U23 2024 juga stadion terjadi di stadion ini pada laga perempat final yang mempertemukan Indonesia U23 vs Korea Selatan U23 yakni mencapai 9.105 penonton.
Sementara tiket final yang mempertemukan Jepang U23 versus Uzbekistan U23 nampak belum terjual habis.
Kehadiran suporter timnas Indonesia U23 di laga perebutan juara ketiga ini diharapkan bisa menambah daya juang dan semangat para pemain merah putih.
Pasalnya pemenang pada laga perebutan peringkat ketiga nanti bakal meraih tiket lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Sedangkan tim yang kalah alias peringkat 4 Piala Asia U23 2024 akan menjalani babak play off melawan wakil Afrika Guinea pada 9 Mei mendatang.
Sementara itu Pelatih Timnas Indonesia U23 Shin Tae-yong (STY) menjelaskan bahwa anak asuhnya tengah drop secara fisik dan mental pasca kalah di semifinal.
“Sejujurnya, kami mengalami beberapa kesulitan dalam hal tingkat kebugaran (para pemain) dan kami fokus pada pemulihan,” kata pria berusia 53 tahun itu.
STY menyebut pertandingan melawan Guinea ini adalah soal mental. Siapa yang lebih kuat, itu yang akan memenangkan laga.
Load more