News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Pernah Tampung Banyak Pemain Muda Timnas Indonesia, Sekarang Nasib Klub Raksasa Eropa Ini Justru Tragis karena...

Klub besar Eropa asal Liga Belgia ini dulunya sangat ramah bagi pemain muda Timnas Indonesia yang ingin menimba ilmu di benua biru, kini nasib mereka tragis.
Senin, 29 April 2024 - 11:49 WIB
Klub Eropa yang pernah tampung pemain muda Timnas Indonesia
Sumber :
  • Viva

tvOnenews.com - Nasib salah satu klub besar Eropa ini sekarang justru tragis. Padahal mereka sempat menampung talenta muda Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

Klub yang berasal dari Liga Belgia ini sempat diperhitungkan menjadi tim kuat Eropa ketika banyak diperkuat pemain muda Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontestan Liga Belgia yang dimaksud bukanlah KMSK Deinze, melainkan CS Vise yang pernah dijadikan klub bagi pemain muda Timnas Indonesia untuk berkarier di Eropa.

Sebelum KMSK Deinze menggunakan Marselino Ferdinan, ternyata ada klub Liga Belgia lainnya yang pernah gunakan jasa pemain Timnas Indonesia yakni CS Vise.

Sama seperti KMSK Deinze, Cercle Sportif Vise (CS Vise) merupakan kontestan divisi kedua Liga Belgia yang cukup familiar bagi penggemar sepak bola nasional.

Bagaimana tidak, CS Vise merupakan klub Liga Belgia yang banyak menampung pemain muda Timnas Indonesia untuk merintis karier sepak bolanya di Eropa pada tahun 2010-an.

Bukan tanpa alasan CS Vise gemar merekrut pemain muda Indonesia. Pasalnya klub itu dimiliki oleh penguasah tanah air yakni Nirwan Bakrie melalui korporasinya Bakrie Group pada 2011-2014.

tvonenews

Setelah satu dekade berlalu, bagaimana kiprah dari CS Vise di Liga Belgia sekarang?

Pada awal tahun 2010-an, CS Vise menjadi salah satu kontestan kasta kedua Liga Belgia yang setiap musimnya hanya mampu finis di papan tengah klasemen.

Meskipun tidak mampu bersaing untuk memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia, tapi saham CS Vise saat itu justru diminati oleh investor asal Indonesia.

CS Vise akhirnya diakuisisi kepemilikan sahamnya oleh pengusaha Indonesia yaitu Nirwan Bakrie melalui Bakrie Group pada tahun 2011.

Bakrie Group memang banyak dikenal karena mempunyai saham di sejumlah klub-klub sepak bola seperti Brisbane Roar (Australia) dan Pelita Jaya (Indonesia).

Di bawah kepemilikan Bakrie Group, CS Vise rutin menampung para talenta muda Timnas Indonesia yang ingin memulai karier sepak bola di Eropa.

Di antara pemain muda yang menimba ilmu di CS Vise ialah Yandi Sofyan, Syamsir Alam, Alfin Tuasalamony, Manahati Lestusen, hingga Yericho Christiantoko yang merupakan jebolan dari SAD Uruguay.

Akan tetapi, karier pemain muda Timnas Indonesia di CS Vise tergolong pasang surut karena hanya Yandi Sofyan dan Alfin Tuasalamony saja yang mendapat menit bermain cukup banyak di sana.

Sementara itu, Syamsir Alam dan Yericho Christiantoko yang digadang-gadang bakal jadi bintang masa depan Timnas Indonesia justru hanya duduk di bangku cadangan.

Di kesempatan yang sama, perjalanan CS Vise di Divisi Dua Liga Belgia juga tidak mulus karena pada 2011/2012, mereka finis di posisi sembilan dan musim berikutnya justru anjlok ke urutan 15.

Situasi inilah yang akhirnya membuat Yandi Sofyan, Syamsir Alam, Alfin Tuasalamony, dan Yericho Christiantoko kompak untuk cabut dari tim berjuluk The Geese tersebut.

Di musim berikutnya, penampilan CS Vise tidak membaik hingga harus terdegradasi ke Divisi Tiga Liga Belgia setelah finis sebagai juru kunci klasemen.

Kesialan CS Vise terus berlanjut karena di saat yang sama mereka mengalami krisis keuangan hingga membuat Bakrie Group menjual saham klub itu kepada investor lokal.

Pemain muda Timnas Indonesia yang pernah bermain untuk CS Vise (Source: CS Vise)

Meski demikian, hadirnya investor baru tidak membuat kondisi finansial CS Vise berubah. Mereka justru kesulitan dalam membayar gaji pemain dan staf sampai harus tertunggak.

Pada akhirnya, CS Vise tak mampu lagi menahan beban sebanyak itu sampai pada Oktober 2014, The Geese dinyatakan bangkrut.

Kondisi ini sekaligus membuat CS Vise tidak boleh lagi berkompetisi di Liga Belgia dan klub yang tepat berusia 100 tahun pada 2024 ini hanya menyisakan sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walaupun karier sejumlah pesepakbola Indonesia bersama CS Vise tidak cukup bagus, namun saat ini masih ada tiga pemain Garuda yang merumput di Liga Belgia.

Selain Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), ada dua pemain Timnas Indonesia lainnya yang bermain di Liga Belgia yakni Sandy Walsh (KV Mechelen), dan Shayne Pattynama (KAS Eupen). (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT