News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Keputusan Wasit Shaun Evans yang Menguntungkan Timnas Indonesia U23, Mulai dari Anulir Gol Pertama Korsel hingga Penalti Hubner

Wasit Shaun Evans yang memimpin jalannya pertandingan antara Korea Selatan U23 melawan Timnas Indonesia U23 menjadi tranding di media sosial X. Ada 5 keputusan
Jumat, 26 April 2024 - 18:06 WIB
5 Keputusan Wasit Shaun Evans yang Menguntungkan Timnas Indonesia U23, Mulai dari Anulir Gol Pertama Korsel hingga Penalti Hubner
Sumber :
  • FIFA - PSSI

tvOnenews.com - Ada 5 keputusan wasit Shaun Evans yang berhasil membuat suporter timnas Indonesia U23 bersorak, mulai dari anulir gol pertama Korea Selatan hingga penalti Justin Hubner yang diulang.

Setelah sebelumnya sempat dirugikan wasit Nasrullo Kabirov di laga pertama Grup A melawan Qatar U23 pada Senin (15/4/2024) lalu, kini timnas Indonesia U23 banyak diuntungkan wasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepemimpinan wasit Shaun Evans di pertandingan Korea Selatan U23 vs Indonesia U23 pada Jumat (26/4/2024) mendapat sorotan positif dari pecinta Garuda Muda.

TvOnenews.com mencatat ada 5 keputusan penting wasit Shaun Evans yang menguntungkan timnas Indonesia U23, berikut ulasannya:

1. Gol pertama Korea Selatan U23 dianulir

Korea Selatan U23 sempat menjebol gawang Ernando Ari terlebih dahulu di menit ke-8. Kiper asal Persebaya Surabaya itu gagal mengamankan bola muntah yang ditembak Lee Kang Hee dari luar kotak penalti.

Beruntung wasit Shaun Evans menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR. Gol tersebut akhirnya dianggap tidak sah lantaran ada pemain yang terjebak offside.

Tujuh menit kemudian (15’) Rafael Struick berhasil membobol gawang Baek Jong-bum dengan tendangan plesing ke arah sudut kanan atas gawang.

Skor menjadi 0-1 untuk timnas Indonesia U23.

2. Kartu merah Lee Young Jun

Top scorer Korea Selatan Lee Young Jun masuk di awal babak pertama (46’) menggantikan Dong Jin Kim. Masuknya pemain Gimcheon Sangmu FC ini diharapkan bisa membuat lini depan Taeguk Warriors semakin depan.

Sebab saat itu Korea Selatan tertinggal dengan skor 1-2. Alih-alih menguntungkan tim, ia justru melakukan pelanggaran keras terhadap Justin Hubner.

Ia sempat berebut bola dengan Hubner di area pertahanan Indonesia. Namun saat bola sudah lewat, Lee Young Jun justru menginjak kaki Hubner.

Wasit pun melihat VAR dan menganggap Lee Young Jun kayak mendapatkan kartu merah.

3. Kartu merah pelatih Korea Selatan U23

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelah Lee Young Jun diusir oleh wasit Shaun Evans, pelatih Korea Selatan U23 Hwang Sun Hong juga dihadiahi kartu merah oleh wasit asal Australia itu.

Nampaknya kartu merah itu didapat Hwang Sun Hong setelah ia melakukan protes keras di tepi lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT