News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Eropa Beri Julukan Khusus untuk Skuad TImnas Indonesia di Piala Asia U-23, Kenapa Memangnya?

Media asal Prancis membicarakan performa memukau timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di ajang Piala Asia U-23 2024, tim Garuda Muda mendapat julukan khusus.
Kamis, 25 April 2024 - 10:18 WIB
Media eropa soroti performa memukau Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / PSSI

tvOnenews.com - Media asal Prancis membicarakan performa memukau timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di ajang Piala Asia U-23 2024, ketika berhasil mengalahkan Australia tim Garuda diberikan julukan khusus.

Timnas Indonesia sukses merebut satu tiket ke perempat final Piala Asia U-23 2024 setelah berhasil mengalahkan Yordania U-23 dengan skor 4-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Minggu (21/4) malam WIB, berjalan dengan aksi gol-gol indah yang diciptakan pemain Timnas Indonesia.


Skuad Timnas Indonesia U-23. (PSSI)

Skuad Garuda Muda asuhan Shin Tae-yong melaju ke perempat final Piala Asia U-23 untuk pertama kali dalam sejarah dengan menduduki posisi runner up Grup A.

Gol kemenangan timnas Indonesia diciptakan oleh Marselino Ferdinan (23',70'), Witan Sulaeman (40'), dan Komang Teguh (86').

Sementara tim lawan, Yordania U-23 hanya mampu membalas lewat gol bunuh diri Justin Hubner pada menit ke-79.

Timnas Indonesia melakoni 3 laga di babak penyisihan Grup A, dengan hasil di antaranya: Indonesia vs Qatar 0-2, Indonesia vs Australia 1-0, dan menekuk Yordania dengan skor 4-1.

Timnas Indonesia sangat mendominasi perwakilan tim dari Asia Barat, Yordania. Bahkan menguasai lini tengah berkat kemampuan Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On dan Marselino Ferdinan.

Sejumlah peluang diciptakan pemain Timnas Indonesia dari skema serangan dari lini tengah, kiri dan kanan.

Di samping itu, Korea Selatan U-23 menaklukan Jepang U-23 di laga terakhir babak penyisihan grup B Piala Asia U-23 dengan skor 1-0 di Stadion Jassim Bin Hamad, Senin (22/4/2024). 

Hasil ini membuat Korea Selatan menjadi juara grup B dan akan melawan Timnas Indonesia U-23 di babak perempat final sebagai runner up Grup A. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk Shin Tae-yong laga hidup dan mati menghadapi negaranya sendiri yakni Korea Selatan.

Terlebih lagi timnas Korea Selatan memiliki statistik 'gila' di ajang Piala Asia U-23 ini, mereka tak terkalahkan.

Korea Selatan U23 berhasil menyapu bersih 3 pertandingan di fase grup menghadapi Jepang, China, dan UEA U23. 

Bahkan Korea Selatan U23 belum pernah kebobolan oleh lawan-lawannya dalam fase grup tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT