News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Eropa Beri Julukan Khusus untuk Skuad TImnas Indonesia di Piala Asia U-23, Kenapa Memangnya?

Media asal Prancis membicarakan performa memukau timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di ajang Piala Asia U-23 2024, tim Garuda Muda mendapat julukan khusus.
Kamis, 25 April 2024 - 10:18 WIB
Media eropa soroti performa memukau Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / PSSI

Media eropa beri julukan ke Timnas Indonesia

Media asal  Prancis, Lucarne-opposee baru-baru melabeli timnas Indonesia dan Vietnam sebagai tim yang sangat berpotensi dapat mengganggu kiprah tim lainnya di gelaran turnamen Piala Asia U-23 2023 Qatar.

Performa memukau dari skuad Garuda Muda yang dipimpin oleh Shin Tae-yong itu mencuri perhatian sampai ke Eropa, lantaran permainan yang ciamik ditunjukkan saat berhasil mengalahkan Australia dan Yordania.

Bahkan skuad Garuda Muda disebut sebagai 'Tim Pengacau ' di ajang Piala Asia U-23 bersama dengan Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Makan Bola, secara sederhana, kedua tim Asia Tenggara ini (Indonesia dan Vietnam) bersama tiga negara lainnya yakni Yordania, Tajikistan, dan China akan menyulitkan tim lain di turnamen Piala Asia U-23.

Selain menyebut Vietnam dan Indonesia sebagai tim disruptif atau tim pengganggu, Lucarne-opposee juga sebelumnya memberikan prediksi bahwa Jepang, Korea Selatan, dan Australia sebagai kandidat terbaik untuk posisi tiga besar turnamen tersebut.

Tapi sampai saat ini harapan Australia telah pupus oleh Indonesia, mereka tak lolos ke perempat final dan angkat koper.

Media Prancis itu yakin pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tahu cara terbaik untuk menciptakan kejutan dalam debut Garuda di turnamen bergengsi tersebut.

Terbukti saat Indonesia memberikan kejutan terbesar di turnamen tersebut saat mengalahkan Australia dengan hasil 1-0 di laga grup A siang hari.


Marselino Ferdinan cetak brace saat Indonesia tundukkan Yordania. (PSSI)

Sedangkan bagi Vietnam, meski Phillippe Troussier sudah mengundurkan diri sebagai manajer Vietnam U23, penggantinya Hoang Anh Tuan mampu menghadirkan kejutan di turnamen ini.

Media Prancis itu menganggap Hoang Anh Tuan kurang tajam secara taktik dibandingkan Troussier tetapi sang pelatih mengetahui setiap pemain yang dibawanya ke Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai catatan, Hoang Anh Tuan pernah membawa Vietnam ke semifinal Piala Asia U-19 (2016) dan kemudian melaju ke Piala Dunia U-19 pada tahun berikutnya. 

Tim Garuda Muda melaju ke perempat final usai memastikan diri sebagai runner up Grup A dengan mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT