News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Shin Tae-yong Bungkam Kritik Menohok Pelatih Legendaris Arsenal untuk Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berhasil menyelesaikan salah satu masalah skuad Garuda yang sempat diungkapkan pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger.
Kamis, 11 April 2024 - 12:27 WIB
Shin Tae-yong dan Arsene Wenger
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra dan Arsenal.com

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berhasil menyelesaikan salah satu masalah skuad Garuda yang sempat diungkapkan pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger.

Pada 2013, Arsenal pernah berkunjung ke Tanah Air untuk menghadapi Dream Team Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dream Team Indonesia yang dihuni para pemain skuad Garuda tak berdaya dibombardir Arsenal tujuh gol tanpa balas. Gol The Gunners dicetak Walcott, Chuba Akpom, Olivier Giroud (2), Podolski, Olsson, dan Eisfeld.

Arsene Wenger dalam laga kontra Indonesia All Stars membawa skuad terbaiknya. Mulai dari Walcott, Giroud, Podolski, Alex Oxlade-Chamberlain, hingga Mikel Arteta yang menjadi pelatih Arsenal saat ini.

tvonenews

Sementara Dream Team Indonesia yang dilatih Jacksen F Tiago membawa pemain-pemain langganan skuad Garuda seperti Kurnia Meiga, Boaz Solossa, hingga pemain naturalisasi Raphael Maitimo dan Sergio van Dijk.

Selepas pertandingan, Arsene Wenger ditanya soal permainan Indonesia saat menghadapi Arsenal. Menurut dia, ada kelemahan yang membuat timnya bisa menghajar Indonesia tujuh gol tanpa balas.

"Indonesia berjuang dengan bagus, tetapi yang saya lihat pemain Indonesia memiliki kekurangan fisik," ujar Arsene Wenger dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Kritik dari pelatih Arsene Wenger tersebut ternyata mampu dijawab dengan sempurna oleh Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia. Perlahan, kondisi fisik pemain mulai menunjukkan hasil luar biasa.

Di Piala Asia 2023 lalu, Timnas Indonesia mampu bermain dengan intensitas cukup tinggi saat bertemu lawan kuat seperti Irak, Jepang, hingga Australia. Meski menelan kekalahan, Marselino Ferdinan tidak terlihat lelah.

Salah satu momen ikonik di Piala Asia 2023 lalu adalah Marselino Ferdinan mampu berlari menggiring bola lebih dari setengah lapangan saat mengalahkan Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika itu, pemain KMSK Deinze ini berhasil melewati dua pemain Vietnam dengan menggiring bola hingga dekat kotak penalti. Padahal, aksi itu dilakukan ketika laga akan segera berakhir.

Pelatih Australia, Graham Arnold, sempat melemparkan pujian terhadap fisik para pemain Indonesia. Meski kalah dengan skor telak 4-0, Arnold menilai Indonesia mampu merepotkan timnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT