News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibabat Habis Irak dan Australia, Ternyata Shin Tae-yong Hampir Buat Lawan-lawan Timnas Indonesia Cemas, Seandainya...

Timnas Indonesia harus pulang lebih cepat dari Piala Asia 2023 Qatar setelah tersingkir di babak 16 lantaran menelan kekalahan dari Australia 4 gol tanpa balas.
Rabu, 31 Januari 2024 - 20:32 WIB
Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia harus pulang lebih cepat dari ajang Piala Asia 2023 Qatar setelah resmi tersingkir di babak 16 lantaran menelan kekalahan dari Australia 4 gol tanpa balas.

Melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dengan status sebagai tim peringkat ketiga terbaik, Timnas Indonesia harus menghadapi salah satu kandidat juara, Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berlangsung di Stadion Jassim bin Hamad Doha, Qatar pada (28/1/2024) malam, Timnas Indonesia harus menelan pil pahit saat pasukan The Socceroos membantai habis skuad garuda.


Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 Sumber : PSSI

Kekalahan telak itu, membuat anak asuh Shin Tae-yong harus angkat kaki lebih cepat dari Piala Asia 2023.

Meski langkah Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 harus terhenti, di bawah pelatih Shin Tae-yong skuad garuda menunjukan perubahan signifikan dari sisi permainan.

Pasalnya pada gelaran Piala Asia 2023 ini, Skuad GAruda menghadapi 3 negara yang pernah merengkuh gelar juara Piala Asia yakni Irak, Jepang dan Australia. 

Berstatus sebagai tim dengan rata-rata usia termuda di Piala Asia, Asnawi Cs seolah menunjukkan kalau mereka mampu bersaing dengan tim kuat Asia lain.

Pada salah satu media Korea Selatan, Hankook libo, secara blak-blakan Shin Tae-yong mengatakan kalau Timnas Indonesia bisa saja menang dari Irak dan Korea Selatan.

"Baik Irak maupun Australia bisa saja jatuh ke tangan Indonesia, seandainya babak pertama melawan Irak berakhir 1-1, maka Irak lah yang tertinggal di babak kedua," Shin Tae Yong pada Hankook libo.

"Begitu pula dengan Australia, jika bukan karena gol bunuh diri Indonesia, mungkin hasilnya akan berbeda," lanjutnya.


Shin Tae-yong Sumber : AFC

Bukan tanpa alasan, menurut STY di dua pertandingan itu Indonesia merupakan tim underdog atau tim yang tidak diunggulkan.

Dan jika saja Timnas Indonesia mampu membuat Irak maupun Australia benar-benar kesulitan di babak pertama maka hal itu akan membuat dua tim raksasa tersebut menjadi panik.

Momen itulah yang akan sangat menguntungkan Timnas Indonesia pada saat babak kedua berlangsung.

"Yang ingin saya sampaikan adalah ketika Anda terdesak waktu, yang cemas adalah tim yang kuat, bukan tim yang lemah. Karena jika Anda cemas, gerakan yang terorganisir akan gagal dan peluang yang lebih baik akan tercipta dan tugas pelatih adalah memikirkan hal itu sebelum memulai pertandingan." sambungnya.

Melihat performa anak asuhnya yang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan Shin Tae-yong mengungkapkan kalau saat ini sudah saatnya Timnas Indonesia menaikan level mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya salah satu caranya adalah dengan keluar dan bersaing dengan negara-negara kuat di AFC atau Asia bukan Asia Tenggara lagi (AFF). 

(akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT