Sejujurnya, Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia di Mata Coach Justin itu Ternyata ..
- YouTube Hasani's Corner / tvOnenws Julio Trisaputra
Meski begitu, Justin mengakui para pemain lokal kalah bersaing terutama di porosnya sebuah tim, dari Striker, Center Back dan Gelandang.
Justin pun membeberkan faktor yang baik telah dilakukan oleh Shin Tae-yong, termasuk menghadirkan pemain naturalisasi.
"Striker apa adanya, justru wing back kita yang banyak, maka dari itu lari lah STY ke naturalisasi, which is okay karena nggak ada aturan negara atau Undang-undang yang dilanggar bahkan didukung," tuturnya.
"Dengan beberapa faktor kita lihat, oke sekarang dia sudah potong generasi, itu kan semua teori. Kita lihat performanya seperti apa, bagus? tidak selalu dari sisi hasil, tapi permainan,," sambungnya.
Lanjut Justin menegaskan bahwa pelatih yang hebat adalah pelatih yang dapat memanfaatkan kualitas pemain.
Termasuk di antaranya taktik dalam menyiasati para pemain kita yang memiliki fisik yang kecil.
"Fisik kita kecil, kita nggak bisa diadu artinya kita harus main bola pendek, jarak terlalu jauh 7-10 meter, kita harus fokus ke passing-passing," paparnya.
Menurut Justin beberapa faktor di atas tersebut yang pelan-pelan dibangun oleh Shin Tae-yong.
"Setelah 3-4 tahun dia sudah kenal budaya Indonesia, dia sudah tahu karakter Indonesia, dia sudah tahu plus minusnya federasi seperti apa," ujarnya.
"Nah kenapa tidak dilanjutkan, karena kalau kita mendatangkan pelatih, sehebat pelatih apapun, mau levelnya pep Guardiola, Jürgen Klopp belum tentu bisa," ungkapnya.
Di mana kalau kita sudah membangun pondasi yang mungkin belum optimal, Justin berpendapat bahwa paling tidak kasih waktu lagi buat Shin Tae-yong untuk membangun sesuatu.
"Makanya untuk saya, kocak aja kalau ada yang bilang Shin Tae-yong out berdasarkan hasil, karena untuk saya hasil dan proses itu dua hal yang berbeda," pungkasnya. (ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
Load more