News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Bahagia Anies Baswedan Membuat Stadion JIS, Pendiri The Jakmania Jadi Kecewa Gara-gara Faktor ini…

Polemik stadion JIS masih berlanjut, berawal ketika stadion yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disebut ‘Internasional’ tak Standar FIFA
Minggu, 17 Desember 2023 - 15:17 WIB
Potret Jakarta International Stadium (JIS)
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Polemik stadion JIS masih berlanjut, semua berawal ketika stadion yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disebut ‘Internasional’ namun diklaim tak memenuhi standar FIFA

Salah satu faktor yang membuat Jakarta International Stadium (JIS) belum memenuhi standar FIFA yaitu kondisi rumput stadion, sehingga beralasan untuk direnovasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi perdebatan di masyarakat lantaran pernyataan tersebut keluar dari mulut Menteri PUPR, bukan pernyataan dari pihak FIFA. 

Warganet langsung menyoroti masalah tersebut dan melontarkan berbagai kecaman, meski telah digunakan sebagai venue Piala dunia U-17 2023.


Tampak depan Jakarta International Stadium (JIS). (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Bukan hanya itu, ketika berlangsungnya laga Piala Dunia U-17 2023, JIS kembali mengalami masalah mengenai atap stadion yang diduga bocor atau tampias.

Sehingga hal ini mengganggu penonton yang berada di tribun bawah. 

Tak hanya itu, sebuah video juga memperlihatkan halaman luar JIS yang tergenang air karena diguyur hujan deras. 

Berbagai masalah mengenai bangunan stadion masih sering dirasakan oleh pengunjung yang datang.

Kembali dengan masalah rumput di lapangan JIS yang diganti total karena kualitasnya yang tidak memenuhi standar FIFA.

Pendiri The Jakmania, Ferry Indrasjarief memberikan tanggapannya saat hadir sebagai narasumber dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne beberapa waktu lalu.

"Saya di sini, saya tidak ada kepentingan apa-apa, saya cuma mau bicara kepentingan Persija dan Jakmania, karena Jakmania-lah orang yang paling kelompok yang paling teriak lama minta dibikinin Stadion," ujarnya.

Pihak The Jakmania dan Persija paling lama berteriak untuk dibuatkan Stadion, alasannya karena Stadion Gelora Bung Karno (GBK) banyak kepentingan dan sulit untuk dipakai pertandingan.

"Digunakan untuk politik, musik, kegiatan agama sehingga akhirnya kita selalu kalah, dan sampai Persija sampai harus main di Bekasi," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Ferry Indrasjarief mengungkapkan bahwa Anies Baswedan membangun Stadion JIS (Jakarta International Stadium).

"Sekarang tiba-tiba Pak Anies bangunin Stadion, dan kita bahagianya luar biasa, bahagianya luar biasa karena dibangunin stadion yang megah banget," terangnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT