News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Legendaris Sinisa Mihajlovic Meninggal Dunia Karena Leukemia, Ini Gejala yang Harus Disadari

Pelatih legendaris Sinisa Mihajlovic diketahui meninggal dunia pada Jumat (16/12/2022). Diketahui dirinya berpulang di usia 53 tahun karena mengalami leukemia
Minggu, 18 Desember 2022 - 14:35 WIB
Sinisa Mihajlovic ketika sedang melatih
Sumber :
  • Instagram/@sinisamihajlovic_

Meski dirinya sedang dalam kondisi sakit namun semangatnya tidak pernah mati. Diketahui Sinisa Mihajlovic tetap bekerja untuk melatih klub Italia Bologna di tengah kondisinya yang kurang prima tersebut.

Namun sakit tidak dijadikan alasan oleh Sinisa Mihajlovic untuk tidak profesional. Pasalnya, ia tetap berusaha memberikan kontribusi yang terbarik sebagai pelatih Bologna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pada 6 September 2022 lalu, kerja sama antara Bologna dan Sinisa Mihajlovic akhirnya disudahi lebih cepat. Hal ini karena rentetan hasil buruk yang dialami oleh tim Bologna.

Leukimia yang dialami oleh Sinisa Mihajlovis

Sementara itu, leukemia yang dialami oleh Sinisa Mihajlovi sendiri merupakan nama lain untuk kanker darah. Penyakit ini terjadi karena tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun juga berisiko mengalami penyakit leukemia. Sementara itu, dilansir dari Alodokter penyakit yang dialami oleh Sinisa Mihajlovic ini bisa terjadi karena beberapa penyebab.

Misalnya, memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit leukemia, kelainan genetika, kelainan darah, kebiasaan merokok, pernah menjalani pengobatan kanker sebelumnya, hingga berada di lingkungan yang terpapar bahan kimia.

Masih dari sumber yang sama, leukemia ini umumnya baru memunculkan tanda-tanda ketika sel kankernya sudah mulai menyerang tubuh. Gejalanya pun bervariasi, sehingga cukup sulit untuk dideteksi melalui gejala fisik.

Namun ada keluhan umum yang kerap dialami penderita leukemia, antara lain demam dan menggigil, lelah yang tak kunjung hilang, penurunan berat badan drastis, gejala anemia, bintik merah di kulit, sering mimisan, tubuh mudah memar, keringat berlebihan (terutama di malam hari), mudah terkena infeksi, muncul benjolan di leher, dan perut terasa tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, leukemia tidak bisa dideteksi secara pemeriksaan fisik saja. Perlu dilakukan tes darah dan aspirasi sumsum tulang untuk memastikan penyakit ini.

Karena itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter jika mengalami lebih dari satu gejala leukemia di atas. Semakin dini pemeriksaan maka akan semakin besar potensi kesembuhan yang dimiliki oleh pasein. (Lsn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT