News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan, Al Ittihad Baru Mau Lepas Moussa Diaby dengan Satu Syarat

Al Ittihad dikabarkan telah menolak mentah-mentah tawaran Inter MIlan soal transfer Moussa Diaby. Namun Al Ittihad masih berpotensi lepas Moussa Diaby ke Inter.
Jumat, 30 Januari 2026 - 09:30 WIB
Selebrasi Para Pemain Inter Milan Usai Kalahkan Bologna di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

tvOnenews.com - Inter Milan kini dikabarkan sedang mengincar pemain sayap Al Ittihad, Moussa Diaby, yang diproyeksikan untuk menggantikan Denzel Dumfries.

Namun upaya Inter Milan untuk mendatangkan Moussa Diaby menemui hambatan besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, tawaran awal Inter Milan untuk memboyong Moussa Diaby langsung ditolak oleh Al Ittihad.

Walau begitu, Inter Milan masih punya peluang untuk merekrut Moussa Diaby dengan satu syarat.

"Al-Ittihad telah menolak tawaran awal Inter Milan untuk Moussa Diaby, tetapi mereka masih bisa menjual pemain Prancis itu pada musim dingin ini," tulis media Sempre Inter, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Raksasa Liga Pro Saudi tersebut saat ini sedang berupaya mendatangkan pengganti untuk pemain berusia 26 tahun itu." lanjutnya.

Kemunculan nama Moussa Diaby dalam target incaran Inter Milan memang cukup mengejutkan.

Inter Milan dikabarkan telah mengajukan penawaran peminjaman Moussa Diaby dengan opsi penjualan kepada Al Ittihad.

"Moussa Diaby tiba-tiba muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Denzel Dumfries yang absen dalam jangka panjang di posisi sayap kanan," tulis media Sempre Inter.

"Namun, tawaran pinjaman dengan opsi pembelian dari Inter gagal memenuhi permintaan Al-Ittihad, dan pihak Saudi langsung menolak tawaran tersebut," lanjutnya.

Al Ittihad disebut memberikan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi jika Inter Milan ingin mendapatkan Moussa Diaby.

"Al-Ittihad Akan Menjual Moussa Diaby ke Inter Milan dengan Satu Syarat," tulis media Sempre Inter.

Syaratnya adalah Al Ittihad harus bisa mendapatkan Yassir Zabiri sehingga mereka mau berubah pikiran untuk melepas Moussa Diaby.

"Al-Ittihad enggan menjual penyerang serbaguna itu, tetapi potensi kedatangan Yassir Zabiri dari Familicao dapat mengubah pikiran mereka," tulis media Sempre Inter.

Selain itu, Al Ittihad enggan melepas Moussa Diaby dengan harga murah sementara pihak Inter agak keberatan jika terlalu mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengingat Al-Ittihad membayar €60 juta untuk Diaby pada tahun 2024, tidak mengherankan jika mereka enggan melepaskannya dengan harga murah," tulis media Sempre Inter.

Kedatangan Moussa Diaby akan semakin meningkatkan sektor sayap Inter Milan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT