Inter Milan Kokoh di Puncak Serie A, Chivu Ingatkan Bahaya Tersembunyi Jelang Duel Penentuan
- ANTARA FOTO/NurPhoto via Reuters/Mairo Cinquetti/nym.
Dari 15 tembakan di babak pertama, gol baru tercipta pada menit ke-42 lewat sepakan Federico Dimarco dari sudut sempit. Gol tersebut sempat ditinjau VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.
Di babak kedua, dominasi Inter semakin jelas. Statistik mencatat Inter melepaskan total 21 tembakan, dengan sembilan mengarah ke gawang, sedangkan Parma hanya mampu membuat tiga percobaan sepanjang laga.
Marcus Thuram sempat terlibat dalam gol yang dianulir karena handball, namun ia menebusnya dengan mencetak gol kedua usai menerima umpan jauh dari Nicolo Barella. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.
Peringatan Chivu Meski Unggul di Klasemen
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengingatkan timnya agar tidak terlena dengan keunggulan di klasemen. Meski puas dengan sikap dan kedewasaan para pemain, Chivu menegaskan bahwa Serie A selalu penuh jebakan, terlebih saat menghadapi tim yang bermain bertahan total.
“Tidak pernah mudah bermain di Serie A, Anda harus selalu membuktikan diri di setiap pertandingan,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia. Ia juga menyoroti faktor cuaca yang membuat laga berjalan rumit, namun memuji respons timnya dalam menyesuaikan strategi.
“Kondisi cuaca membuat malam ini sangat rumit, tetapi kami bermain dengan kedewasaan mencoba membongkar blok rendah mereka, melepaskan lebih banyak umpan silang daripada laga terakhir,” lanjut mantan bek Inter tersebut, seperti dikutip dari Sky Sport Italia.
Kemenangan di Ennio Tardini bukan hanya menjaga Inter di puncak klasemen Serie A, tetapi juga memberi suntikan kepercayaan diri jelang duel melawan Napoli di Giuseppe Meazza. Dengan selisih empat poin yang kini memisahkan, laga tersebut berpotensi menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar musim ini. (udn)
Load more