News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan Mengapa Terlalu Banyak Waktu Tambahan di Piala Dunia 2022

Sejak awal Piala Dunia 2022, penonton menyaksikan pertandingan kerap berjalan lebih lama dari waktu normal. Apa alasan FIFA memberi injury time yang panjang?
Minggu, 18 Desember 2022 - 17:08 WIB
FIFA terapkan tambahan waktu yang panjang di Piala Dunia 2022.
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com – Sejak awal Piala Dunia 2022, penonton menyaksikan pertandingan kerap berjalan lebih lama dari waktu normal. Apa alasan FIFA memberi injury time yang panjang?

Sampai semifinal Piala Dunia 2022, FIFA memberi wasit wewenang untuk menetapkan menit tambahan pada injury time yang lebih lama. Bahkan 43 dari 62 pertandingan telah mencapai 100 menit, dengan pertandingan pembukaan Inggris melawan Iran berlangsung selama 117 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor penyebab wasit menetapkan waktu tambahan pun beragam. Alasan bisa berasal dari kehendak mengganti waktu yang terbuang karena ada pemain cedera atau proses pergantian pemain.

Wasit pun bisa menggantikan waktu yang terpakai karena protes pemain lantaran terjadi penalti dan kartu merah. Atau sang pengadil mengganti menit yang terbuang akibat ulang pemain yang sengaja hendak mengulur-ulur waktu saat timnya sedang unggul.

Bahkan alasan wasit juga bisa berasal dari kebimbangannya hingga perlu waktu untuk melihat rekaman video dan berkonsultasi dengan para pembantunya yang bertugas sebagai VAR.

 

Waktu Tambahan di Piala Dunia 2022

Berapa banyak waktu tambahan di Piala Dunia? Jika menyimak pada edisi 2018, perhelatan di Qatar 2022 menerakan additional time yang lebih panjang.

Kalau membandingkan dengan Piala Eropa 2020 yang berjalan pada 2021, Piala Dunia 2022 pun menerapkan waktu tambahan yang lebih lama.

Hingga Rabu malam (14 Desember) atau sebelum semifinal, rata-rata durasi pertandingan (tidak termasuk yang memasuki perpanjangan waktu) di Qatar mencapai 102 menit; lebih lama daripada rata-rata laga di EURO 2020 dan FIFA World Cup 2018.

Rata-rata pertandingan babak pertama di Piala Dunia 2022 berjalan sampai menit 45+4 atau menit 49 dan babak kedua merayap sampai menit ke-53 atau menit 90+3. Secara keseluruhan, rata-rata waktu tambahan memanjang sampai 15 menit.

 

Rata-rata Durasi Pertandingan

Piala Dunia 2018: 98 menit

Euro 2020: 97 menit

Piala Dunia 2022: 102 menit

 

Kecenderungan penerapan waktu tambahan tidak hanya memberi beban kepada para pemain dan pelatih, tapi juga jadi gangguan bagi televisi. Programing siaran langsung harus mengatur ulang jadwal selanjutnya di televisi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Penambahan Waktu

Mengapa ada begitu banyak waktu tambahan di Piala Dunia? Legenda wasit Italia, Pierluigi Collina, yang kini menjadu Ketua Komite Wasit FIFA, punya alasan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT