News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Tahun Tidak Main, Mantan Striker Timnas U-19 Kini Ambil Lisensi Pelatih

PSSI menggelar pelatihan pelatih khusus untuk mantan pemain Timnas. Di antara 24 nama kursus lisensi C, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh tergolong peserta termuda.
Senin, 7 November 2022 - 14:30 WIB
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh kini jalani kursus pelatih lisensi C.
Sumber :
  • pssi

Jimbaran, Bali – PSSI menggelar pelatihan pelatih khusus untuk mantan pemain Timnas. Di antara 24 nama kursus lisensi C, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh tergolong peserta termuda.

Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia usia di bawah 19 tahun (U-19) tampil gemilang pada Piala AFF U-19 di Jawa Timur pada 2013. Timnas U-19 memulai perjalanan di Grup B dengan kemenangan besar, 5-0, atas Brunei Darussalam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilham Udin Armayn mengawali kedigdayaan Timnas dengan dua gol. Alqomar Tehupelasury ikut meraih satu gol. Striker Muchlis Hadi Ning Syaifulloh kemudian juga menyumbang brace yang memperkuat kemenangan pasukan Indra Sjafri.

Setelah dua golnya ke gawang Brunei, Muchlis Hadi tidak lagi mencetak gol. Namun ia tetap menjadi anggota tim yang terus melaju hingga ke final. Indonesia kemudian merebut trofi sebagai juara Piala AFF U-19 2013 dengan mengalahkan Vietnam melalui adu penalti, 7-6.

Muchlis Hadi mendapat kepercayaan untuk naik ke timnas lebih senior. Ia terpilih memperkuat Timnas U-23 di SEA Games 2015 di Singapura. Ia bahkan membukukan hat-trick sewaktu tim binaan Aji Santoso menghajar Kamboja 6-1 pada fase Grup A.

Namun setelah tiga gol ke gawang Kamboja, Muchlis tidak lagi menyumbang skor. Timnas tersingkir pada semifinal dan gagal pula memetik medali perunggu karena kalah 0-5 oleh musuh lama, Vietnam.

Masuk Squad Piala AFF 2016

Muchlis Hadi Ning Syaifulloh melanjutkan langkah ke timnas senior. Namanya masuk dalam daftar untuk Piala AFF 2016. Indonesia melaju sampai final. Tapi sampai dua leg final, tidak satu kali pun Muchlis main untuk tim arahan pelatih Alfred Riedl.

Pemain kelahiran Mojokerto, 26 Oktober 1996 terus berjuang di level klub. Muchlis memperkuat PSM, lalu jadi juara Liga 1 bersama Bhayangkara FC, meski pada tengah musim ia pindah dengan status pinjaman ke Semen Padang.

Kariernya berlanjut di Persib Bandung, sebelum Tim Maung meminjamkan ke klub di bawah Persib, Bandung United di Liga 2. Namun setelah Bandung United degradasi ke Liga 3, manajemen pun melepas pemain yang juga berstatus Sersan Dua Polisi.

Merintis Karier Pelatih

Kini di sela tugasnya selaku aparat keamanan, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh merintis karier sebagai pelatih. Namanya tercantum di antara 24 mantan pemain timnas yang mengikuti kursus lisensi C pelatihan pelatih sepakbola yang berjalan tanpa bayaran alias gratis.

“Mengikuti kursus pelatih ini menjadi pengalaman dan kesempatan yang baik untuk saya. Materi yang saya dapatkan di kursus ini sangat membantu karier saya,” kata Muchlis tentang pelatihan yang berlangsung dari 01 hingga 15 November 2022 di Jimbaran, Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain itu, saya ingin terus belajar, banyak ilmu sepakbola yang ingin saya dapatkan di luar bermain sepak bola salah satunya ingin menjadi pelatih,” kata Muchlis tentang pelatihan yang terselenggara berkat kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI.

Selain Muchlis Hadi, peserta lain yang tergolong muda ialah Sabeq Fahmi Fachrezy dan Muhamad Sahrul Kurniawan yang sepantaran dan pernah bersama di timnas kelompok junior. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT