Pelatih Timnas Sesalkan Tragedi Kanjuruhan, Berharap FIFA Tidak Jatuhkan Sanksi
- istimewa
Sejarah Hitam Indonesia
Eduard Tjong, mantan pelatih Timnas U-19, pun menyesalkan bencana memilukan yang sekaligus juga mempermalukan Indonesia di mata dunia.
“Ini menurut saya sangat prihatin banget... Kita selalu menghimbau agar semua pihak selalu dewasa dalam bertindak tapi kasus kematian selalu terulang dan terulang lagi,” ujar Eduard Tjong geram dan gemas, menahan rasa campur aduk.
“Ini sejarah hitam kerusuhan dalam sepakbola Indonesia dan harus benar-benar diselesaikan secara serius. Kalau tidak, bisa terjadi lagi,” lanjut mantan kiper tim nasional Indonesia junior dan senior.
“Kemudian ini kita mau jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 ya… Mudahan-mudahan FIFA tidak menganggap kita bersalah. Mudah-mudahan FIFA masih percaya Indonesia untuk tetap menjadi tuan rumah,” lanjut Eduard Tjong.
Sejalan dengan koleganya, Rahmad Darmawan yang pernah menangani Timnas U-23 dan senior, menyatakan harapan agar sepakbola Indonesia akan pulih dari masalah. Pelatih yang kini memoles klub Liga 1, RANS Nusantara, bersikap seperti banyak orang yang tak percaya bawah tragedi telah terjadi.
“Pasti sangat sedih dan sangat berduka… saya juga menyayangkan kenapa bisa seperti ini?” tanya retoris Rahmad Darmawan yang juga kecewa karena Liga 1 dan klubnya pun terkena imbas akibat malapetaka Tragedi Kanjuruhan. (raw)
Load more