News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Pemain Asal Jepang, Pelatih Curacao Waspadai Kualitas Timnas Indonesia

Pelatih Curacao tidak mau meremehkan Indonesia. Kendati timnya berperingkat lebih tinggi di ranking FIFA, Remko Bicentini mewaspadai kualitas tim tuan rumah.
Jumat, 23 September 2022 - 19:03 WIB
Remko Bicentini waspadai kualitas pemain tim nasional Indonesia.
Sumber :
  • @curacao_united

Bandung, Jawa Barat – Pelatih Curacao tidak mau meremehkan Indonesia. Kendati timnya berperingkat lebih tinggi di ranking FIFA, Remko Bicentini mewaspadai kualitas tim tuan rumah.
Untuk kali pertama dalam sejarah, Indonesia dan Curacao bertemu dalam pertandingan sepakbola. Friendly match dalam kalender FIFA mempertemukan dua negara dari konfederasi berbeda, AFC (Asia) dan CONCACAF (Amerika Utara, Tengah dan Karibia).
Berlokasi di dua wilayah yang terpisah jauh, Curacao di Kepulauan Karibia, dan Indonesia di Asia Tenggara, dua tim nasional pun belum saling kenal. Apalagi tidak ada pemain dari masing-masing tim yang bermain di klub yang sama, misalnya di kompetisi Eropa atau kawasan lain.

Kendati belum saling kenal, pelatih tim nasional Curacao pun mengaku sudah mencari tahu kekuatan tim tuan rumah. Remko Bicentini menilai pemain-pemain Indonesia memiliki kualitas, seperti Pratama Arhan yang bermain di Liga Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika melihat tim nasional, saya melihat ada banyak pemain yang bagus, seperti Arhan yang bermain sebagai bek kiri," kata Pelatih Curacao, Remko Bicentini, menjelang pertandingan dengan Timnas pada Sabtu, 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Untuk keperluan dua pertandingan persahabatan dengan Indonesia, Remko Bicentini menarik pemain dari berbagai negara, selain dari Curacao. Sebagian besar awak pasukannya datang dari klub-klub di Liga Belanda, sebagian lain menyebar di beberapa negara Eropa, juga ada dari Amerika, Australia, juga Asia.

Bukan Hanya Pratama Arhan
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, juga memanggil pemain-pemain terbaiknya. Selain Pratama Arhan yang bermain di Liga Jepang, Shin menarik dua nama lain yang berkiprah di kompetisi negara Asia, yakni Saddil Ramdani di Sabah, Malaysia, dan Asnawi Mangkualam Bahar di Ansan Greener, Korea Selatan.

Shin juga memiliki tentara-tentara dari Eropa. Elkan Baggott datang dari Inggris, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman pulang dari Slovakia. Pelatih asal Korea Selatan juga mempromosikan pemain-pemain dari Timnas U-20 yang berhasil membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-20.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT