Pencarian Striker Baru AC Milan Makin Buntu, Rencana Gaet Moise Kean Terancam Batal karena Riwayat Cedera Kronis
- REUTERS/Amel Emric
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mulai memetakan langkah untuk menghadapi musim 2026/2027 yang hampir dipastikan kembali diwarnai kompetisi Eropa. Salah satu fokus utama manajemen adalah memperkuat lini depan dengan mendatangkan penyerang tajam.
Kemenangan atas Hellas Verona menjadi modal penting bagi Rossoneri dalam perburuan tiket Liga Champions. Keunggulan delapan poin dari posisi kelima membuat peluang mereka semakin terbuka lebar.
Dengan situasi tersebut, manajemen klub kini mulai bergerak menyusun strategi transfer. Sosok striker murni dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya gedor tim.
Menurut laporan Corriere Fiorentino, sejumlah nama mulai dikaitkan dengan AC Milan dalam beberapa pekan terakhir. Dari pemain berpengalaman hingga talenta muda, semuanya masuk dalam radar pencarian.
Nama Robert Lewandowski sempat mencuat sebagai target mengejutkan. Namun, rumor tersebut langsung meredup setelah dibantah oleh jurnalis Matteo Moretto.
Sementara itu, Dusan Vlahovic masih menjadi opsi yang terus dipantau. Meski begitu, negosiasi kontraknya dengan Juventus membuat situasi transfernya belum menemui kejelasan.
Di tengah berbagai opsi tersebut, Moise Kean muncul sebagai salah satu kandidat kuat. Kedekatannya dengan pelatih Massimiliano Allegri menjadi faktor yang memperkuat spekulasi tersebut.
Allegri diketahui pernah bekerja sama dengan Kean saat masih menangani Juventus. Hubungan itu membuat peluang reuni dinilai cukup terbuka pada bursa transfer mendatang.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Milan mulai mempertimbangkan ulang rencana tersebut. Ada sejumlah faktor yang membuat manajemen tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan.
Masalah kebugaran menjadi salah satu perhatian utama. Cedera pergelangan kaki yang kerap dialami Kean musim ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri.
Bukan hanya Milan, klub-klub lain yang tertarik juga disebut bersikap lebih hati-hati. Mereka ingin memastikan kondisi fisik sang pemain benar-benar pulih sebelum melakukan investasi besar.
Selain faktor cedera, inkonsistensi performa juga menjadi catatan penting. Kean dinilai belum mampu menunjukkan stabilitas permainan yang dibutuhkan untuk level tertinggi.
Di luar lapangan, beberapa isu juga ikut memengaruhi penilaian terhadap dirinya. Hal ini membuat risiko perekrutan menjadi semakin besar bagi klub peminat.
Load more