Jude Bellingham Masih Belum Jadi Starter saat Real Madrid Ditaklukkan Bayern Munich, Alvaro Arbeloa Ungkap Alasannya
- REUTERS/Gonzalo Fuentes
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkap alasan Jude Bellingham masih belum menjadi starter. Sang gelandang kembali dimainkan sebagai pengganti di laga kontra Bayern Munich.
Los Blancos menjamu Die Bavaria di Estadio Santiago Bernabeu pada Rabu (8/4/2026) dini hari tadi WIB. Ini merupakan laga leg pertama babak perempat final Liga Champions.
Madrid berupaya untuk kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan 1-2 dari Mallorca di pentas La Liga. Mereka mendominasi pada awalnya, namun justru kebobolan menjelang jeda turun minum.
Luis Diaz berhasil memaksimalkan peluang yang diciptakan oleh Serge Gnabry. Kemudian, di awal babak kedua, Harry Kane menggandakan keunggulan Bayern setelah memanfaatkan bola dari Michael Olise.
Kylian Mbappe berupaya mengejar ketertinggalan Madrid lewat golnya di menit ke-74. Namun, Madrid tetap menderita kekalahan dengan skor 1-2 dalam laga ini.
Pelatih Alvaro Arbeloa baru memainkan pemain bintangnya, Jude Bellingham, pada menit ke-63. Dia lebih memilih memainkan gelandang muda Thiago Pitarch Pinar sebagai starter, sebelum akhirnya mengirim Bellingham untuk menggantikan pemain berusia 18 tahun itu.
Bellingham memang belum bugar sepenuhnya setelah absen beberapa pekan akibat cedera. Namun, dia sudah kembali bermain sejak pertengahan Maret.
Dia melakoni laga comeback pada laga Derbi Madrid melawan Atletico Madrid dengan tampil selama 16 menit. Gelandang asal Inggris itu kemudian tampil selama 31 menit melawan Mallorca di akhir pekan kemarin.
Status dan kualitas Bellingham mungkin tidak perlu diragukan lagi. Namun, Arbeloa mengatakan bahwa dia perlu berhati-hati dalam memainkan eks gelandang Borussia Dortmund itu yang baru pulih dari cedera panjang.
“Bukannya saya tidak mau memainkan Jude, namun dia sudah menepi untuk waktu yang panjang,” kata Arbeloa, seperti dilaporkan Marca.
“Saya tidak punya keraguan tentang kepercayaan saya kepadanya. Itu masuk akal untuk memberikan menit bermain secara perlahan,” tandasnya.
“Kami memerlukan seorang pemain yang bisa melakukan dribel dan bisa melewati lawan. Dia punya karakter yang kuat, dan saya dapat melihat dia berkembang: dia akan menjadi aset yang luar biasa bagi kami di Munich,” sambungnya.
Load more