News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketiban Sial Sepulangnya Bela Timnas Indonesia, Emil Audero Curahkan Isi Hati usai Cremonese Kalah dari Bologna

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mencurahkan isi hati sepulangnya dari tim nasional. Sang penjaga gawang menelan kekalahan lagi pada saat Cremonese menghadapi Bologna.
Senin, 6 April 2026 - 10:17 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Cremonese
Sumber :
  • Cremonese Official

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mencurahkan isi hati sepulangnya dari tim nasional. Sang penjaga gawang menelan kekalahan lagi pada saat Cremonese menghadapi Bologna.

Audero kembali memperkuat klubnya di Liga Italia pada Minggu (5/4/2026) malam kemarin WIB. Mereka kembali berlaga setelah jeda internasional Maret 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang kiper berusia 29 tahun menjadi starter untuk pertandingan melawan Bologna di Stadio Giovanni Zini. Cremonese berupaya untuk mempertahankan tren positifnya setelah meraih kemenangan pada laga pertama Marco Giampaolo pada laga terakhir sebelum jeda internasional.

Pada duel melawan Parma dua pekan lalu, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0. Namun, melawan Bologna, Cremonese sudah kebobolan saat laga baru berusia tiga menit.

Joao Mario membobol gawang Emil Audero. Itu kemudian disusul oleh gol Jonathan Rowe di menit ke-16, yang membuat Cremonese dihadapkan tugas berat di babak kedua.

Cremonese baru bisa mencetak gol melalui eksekusi penalti Federico Bonazzoli di masa injury time. Namun, itu tidak menyelamatkan poin apa pun untuk I Grigiorossi yang akhirnya kalah dengan skor 1-2.

Dua gol cepat yang merobek gawangnya menyulitkan Audero dan kolega untuk bangkit. Setelah laga, sang penjaga gawang Timnas Indonesia menyadari bahwa ini adalah sesuatu yang buruk.

"Ini tidak mudah. ​​Tujuannya selalu untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan melakukan yang terbaik untuk tim dan diri sendiri,” kata Audero, sebagaimana dilansir di situs resmi Cremonese.

“Tren ini tidak positif; sepertinya reaksi hanya bisa muncul setelah tamparan di wajah. Sebaliknya, kami telah menunjukkan bahwa itu tidak perlu,” tambahnya.

Kekalahan ini membuat Cremonese berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Italia. Mereka ada di jurang degradasi dan jika Lecce mendapatkan poin dalam laga melawan Atalanta, Senin (6/4/2026) malam nanti WIB, maka Cremonese akan masuk zona merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau begitu, Audero tetap berusaha untuk merasa optimistis. Dia dapat melihatnya dari penampilan Cremonese di babak kedua melawan Bologna.

“Misalnya, di Parma kami memainkan pertandingan yang luar biasa, dan hari ini di babak kedua kami memberikan semua yang kami miliki melawan lawan kelas atas. Saya sepenuhnya percaya pada akhir musim dan saya optimis,” tandasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT