News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Victor Osimhen Ogah Selebrasi usai Bobol Gawang Juventus dan Bawa Galatasaray Lolos 16 Besar Liga Champions

Victor Osimhen menjelaskan alasan dirinya tidak melakukan selebrasi usai membobol gawang Juventus. Padahal, gol tersebut mengantarkan Galatasaray lolos ke 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Kamis, 26 Februari 2026 - 14:07 WIB
Victor Osimhen membobol gawang Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Jakarta, tvOnenews.com - Victor Osimhen menjelaskan alasan dirinya tidak melakukan selebrasi usai membobol gawang Juventus. Padahal, gol tersebut mengantarkan Galatasaray lolos ke 16 besar Liga Champions 2025-2026.

I Bianconeri resmi tersingkir di playoff 16 besar Liga Champions pada Kamis (26/2/2026) dini hari tadi WIB. Mereka menang 3-2 atas Galatasaray di leg kedua, namun kalah 5-7 secara agregat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketertinggalan 2-5 dari leg pertama membuat tim asuhan Luciano Spalletti dihadapkan dengan tugas berat. Namun, mereka mampu memaksa duel diteruskan kepada babak perpanjangan waktu.

Penalti Manuel Locatelli mengawali kebangkitan, disambung oleh dua gol di babak kedua oleh Federico Gatti dan Weston McKennie. Juve melakukannya di paruh kedua setelah Lloyd Kelly dikartu merah.

Victor Osimhen dan kolega kesulitan menghadapi 10 pemain Juve. Namun, dia akhirnya mendapatkan peluang emas di masa injury time babak pertama perpanjangan waktu setelah lolos dari jebakan offside yang diterapkan oleh Gatti.

Dengan tenang, sang striker asal Nigeria menceploskan tembakan ke celah kaki Mattia Perin. Gol tersebut membawa Galatasaray kembali unggul sebelum Baris Yilmaz memastikan kelolosan lewat golnya di menit-menit akhir.

Osimhen tidak merayakan gol tersebut dan ditanyakan oleh media setelah laga. Dia mengaku menghormati Luciano Spalletti, yang merupakan mantan pelatihnya di Napoli.

Namun, ada alasan lain yang melatarbelakangi. Sebab, Galatasaray bermain buruk melawan 10 pemain dalam laga ini.

"Mengapa saya tidak merayakan? Saya tidak perlu. Pertama-tama, saya menghormati Spalletti, yang saya kagumi dan yang memainkan peran penting dalam karier saya. Kedua, kami bermain buruk melawan lawan kami yang bermain dengan 10 pemain. Saya bukan pemain yang menyembunyikan emosinya," kata Osimhen kepada Amazon Prime Video Italia.

Keputusan Osimhen tidak berselebrasi mengundang tanya karena dia sering dikaitkan dengan Juve. Bahkan, dalam konferensi pers sebelum laga kemarin, Osimhen dengan terang-terangan membuka kemungkinan membela Juve.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan bahwa 90 persen pemain sepak bola di dunia pasti ingin membela Juve. Namun, dia juga menekankan bahwa dirinya bahagia di Galatasaray.

“Juventus adalah salah satu klub terpenting, mereka kaya akan sejarah dan memiliki banyak legenda yang pernah bermain untuk mereka. Saya rasa ketika mereka berbicara kepada saya, saya sangat ingin bergabung sebelum Galatasaray muncul,” kata Osimhen dalam konferensi pers sebelum laga, dilansir Ilbianconero.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT