Lionel Messi Kenang Tahun Pertama di Barcelona, Pep Guardiola Sampai Lakukan Ini
- Inter Miami
Jakarta, tvOnenews.com - Lionel Messi kembali mengenang masa-masa awal karirnya bersama Barcelona. Meninggalkan Argentina di usia 13 tahun, Lionel Messi memulai petualangannya bersama Barcelona.Â
Walau sudah lama, Lionel Messi ternyata masih ingat betul ketika dia pindah ke Barcelona hingga akhirnya bertemu dengan Pep Guardiola.Â
"Saat itu saya masih kecil, tapi saya masih ingat, saya punya teman-teman, sekolah, semuanya di Rosario, tapi saya bahagia, bersemangat dan menantikan rasanya pergi ke Barcelona," kata Lionel Messi dikutip dari laman Barca Universal.Â
"Saya ingat bagaimana seluruh tetangga keluar untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Lionel Messi.Â
Bagi Messi kecil, momen tersebut seperti sebuah film yang terekam jelas dalam memorinya. Bahkan tak sedikit yang mengantarkan ke bandara.Â
"Mereka tidak mengucapkan selamat tinggal pada Leo, mereka mengucapkan selamat tinggal pada keluarga yang akan pindah ke Barcelona," kata Messi.Â
Tahun-tahun pertama Lionel Messi berat. Tahun pertamanya digunakan untuk melanjutkan pendidikan di Catalonia sampai akhirnya pindah ke Barcelona.Â
Pada momen tersebut Lionel Messi mengaku menyesal karena tak belajar Bahasa Inggris. Di saat masih punya waktu luang, dia tidak memanfaatkannya untuk belajar yang membuat sampai saat ini diaa kesulitan untuk berbahasa Inggris.Â
"Terutama ketika saya bertemu dengan orang-orang terkenal, saya berpikir 'betapa bodohnya saya menyia-nyiakan waktu saya ketika masih kecil'," katanya.Â
Di lapangan pun sama, dia merasa tahun pertamanya berjalan dengan lama karena cedera tulang kering yang dialaminya.Â
"Tahun pertama terasa panjang, tetapi tahun berikutnya tidak. Segera saya hampir bermain untuk tim kedua, semuanya terjadi sangat cepat," katanya.Â
Dia pun mengenang pelajaran berharga dari Pep Guardiola. Saat itu, dia akhirnya mendapatkan debut senior. Bagi Messi, Pep Guardiola mengajarkan bagaimana menghormati lawan di lapangan.
Bahkan ketika mendominasi pertandingan, standarnya ketika menghormati lawan tidak pernah turun.Â
"Saya selalu berusaha untuk bersikap hormat. Kami unggul 4-0 dalam 20 menit, dan Guaardiola mengatakan kepada kami bahwa 'cara terbaik untuk menghormati lawan adalah dengan mencetak lebih banyak gol'," kenang Messi. (hfp)
Load more