News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Rekan Setim Lionel Messi Puji Kualitas Sepak Bola Indonesia: Mereka Sudah Berkembang Sangat Pesat!

Pemain Persija Jakarta, Jean Mota memberikan pujian khusus kepada sepak bola Indonesia. Eks rekan setim Lionel Messi itu bahkan menyebut jika kualitas sepak bola nasional telah mengalami perkembangan sangat pesat. 
Jumat, 10 April 2026 - 18:53 WIB
Pemain Persija, Jean Motta
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persija Jakarta, Jean Mota memberikan pujian khusus kepada sepak bola Indonesia. Eks rekan setim Lionel Messi itu bahkan menyebut jika kualitas sepak bola nasional telah mengalami perkembangan sangat pesat. 

‎Hal itu ia sampaikan langsung dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Persebaya Surabaya. Pertandingan itu nantinya berlangsung dalam pekan ke-27 Super League 2025/2026.

‎Duel kedua kesebelasan itu sendiri rencananya berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta menjadi saksi bisu laga tersebut. 

Jean Mota merupakan salah satu nama baru di sepak bola Indonesia. Ia baru didatangkan Persija pada putaran kedua Super League. 

‎Saat ditanya terkait kualitas sepak bola Indonesia dan perbandingan dengan Eropa, eks rekan setim Lionel Messi di Inter Miami itu pun angkat bicara. 

‎Paulo mengatakan bahwa setiap negara pastinya memiliki ciri khas tersendiri terkait gaya permainan sepak bola yang diterapkan. Termasuk di Indonesia. 

‎Dalam pernyataannya, ia bahkan secara terang-terangan memberikan pujian khusus. Menurutnya, sepak bola Indonesia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. 

‎"Jadi, ya, saya sudah bermain di berbagai negara, saya bermain di Eropa. Dan saya baru saja memainkan 90 menit pertama saya," ujar Jean, Jumat (10/4/2026). 

‎"Tapi saya pikir setiap negara memiliki karakteristiknya sendiri, levelnya sendiri. Dan saya merasa sepak bola Indonesia semakin berkembang pesat," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa sepak bola Indonesia kini memiliki para pemain lokal berkualitas. Hal itu pun berdampak terhadap taktik permainan. 

‎Selain itu, ia juga menyoroti karakteristik pemain Indonesia yang pekerja keras sehingga memiliki dampak signifikan dalam perkembangan sepak bola nasional.

‎"Sudah memiliki nama-nama bagus, dan nama-nama lokal, pemain lokal yang sangat bagus. Jadi saya menemukan pemain-pemain bagus. Jadi saya tidak melihat perbedaan besar, mungkin dalam hal taktik atau semacamnya. Tapi di mana pun di dunia, sepak bola benar-benar, saya akan mengatakan sulit untuk dimainkan," kata Jean. 

‎"Tapi saya tidak bermaksud sulit, tetapi seperti sangat sulit untuk mendapatkan kemenangan. Jadi Anda perlu berjuang keras, Anda perlu menikmati permainan, Anda perlu bermain dengan sungguh-sungguh. Jadi itulah satu-satunya perbedaan, saya pikir mungkin sesuatu yang taktis, tetapi saya merasa sepak bola Indonesia semakin berkembang pesat," sambungnya. 

‎Meski demikian, Jean belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait hal tersebut. Ia mengaku jika dirinya harus lebih banyak bermain demi mengetahui sepak bola Indonesia lebih dalam. 

‎"Dan saya bisa mengatakan lebih banyak setelah mungkin beberapa pertandingan dimainkan dan saya bisa lebih spesifik dalam kata-kata saya," pungkas Paulo. (igp/fan) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT