News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ilmu Padi Bintang Inter Milan, Tetap Merendah dan Belum Mau Bahas Scudetto Meski Unggul 10 Poin di Puncak Klasemen

Henrikh Mkhitaryan menolak larut dalam euforia meski Inter Milan nyaman di puncak klasemen Serie A. Gelandang senior itu justru memilih meredam antusiasme.
Senin, 23 Februari 2026 - 11:36 WIB
Gelandang Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan saat Tampil di Liga Champions
Sumber :
  • REUTERS/Claudia Greco

Jakarta, tvOnenews.com - Henrikh Mkhitaryan menolak larut dalam euforia meski Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen Serie A. Gelandang senior itu justru memilih meredam antusiasme dan mengingatkan semua pihak bahwa perjalanan musim masih panjang.

Kemenangan 2-0 atas Lecce memang memperlebar jarak Inter dari para pesaingnya. Namun, bagi Mkhitaryan, tambahan tiga poin itu belum cukup untuk mulai berbicara soal Scudetto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencetak gol pembuka dalam laga tersebut dan tampil solid sepanjang pertandingan. Meski begitu, sorotan bukan tertuju pada selebrasinya, melainkan pada pesan tegas yang ia sampaikan selepas laga.

Berbicara kepada RAI Sport, pemain asal Armenia itu meminta rekan-rekannya tetap menjaga fokus. Ia tak ingin keunggulan sepuluh poin atas AC Milan justru membuat tim terlena.

“Itu tidak berarti apa-apa saat ini,” ujarnya soal posisi Inter di puncak klasemen. Kalimat singkat itu menggambarkan sikap hati-hati yang ia pegang teguh.

Menurut Mkhitaryan, klasemen bukanlah hal utama yang harus dipikirkan saat ini. Ia menegaskan bahwa masih banyak pertandingan yang bisa mengubah situasi dalam waktu singkat.

“Kami memikirkan pertandingan-pertandingan yang ada di depan kami. Kami tidak memikirkan klasemen, masih banyak laga yang harus dimainkan, jadi kami tetap tenang dan berpikir jernih tentang apa yang menanti,” katanya.

Ucapan itu terasa relevan mengingat jadwal padat yang menanti Inter dalam beberapa hari ke depan. Fokus mereka kini terarah pada leg kedua Liga Champions melawan Bodo/Glimt.

Pada pertemuan pertama, Inter harus menelan kekalahan 1-3 dari wakil Norwegia tersebut. Artinya, mereka wajib tampil nyaris sempurna di San Siro untuk membalikkan keadaan.

Mkhitaryan memahami betul besarnya tantangan tersebut. Ia tidak hanya berbicara soal taktik, tetapi juga tentang mentalitas dan dukungan yang dibutuhkan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan membutuhkan pemain ke-12 kami, para suporter,” ucapnya penuh harap. Ia percaya atmosfer San Siro bisa menjadi energi tambahan yang mendorong tim bangkit.

Baginya, dukungan publik bukan sekadar pelengkap. Dalam laga sebesar ini, suara dari tribun dapat menjadi dorongan emosional yang memantik determinasi para pemain di lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT