News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ogah Kambinghitamkan VAR, Sikap Berkelas Pemain AC Milan Usai Keok dari Parma: Menyakitkan, tapi Kita Harus Bangkit

Kekalahan dari Parma meninggalkan rasa pahit bagi AC Milan, hasil tersebut membuat rekor panjang tak terkalahkan mereka di Liga Italia akhirnya terhenti.
Senin, 23 Februari 2026 - 10:20 WIB
Pemain AC Milan, Mike Maignan dan Adrien Rabiot di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan dari Parma meninggalkan rasa pahit bagi AC Milan, bukan hanya karena skor 0-1 yang tercatat di papan, tetapi juga karena rekor panjang tak terkalahkan akhirnya terhenti. Di tengah suasana muram San Siro, Matteo Gabbia menjadi salah satu sosok yang merasakan luka itu paling dalam.

Bek asal Italia tersebut sejatinya diproyeksikan tampil sejak menit awal. Namun, cedera otot yang muncul saat pemanasan memaksanya menepi dan hanya menyaksikan rekan-rekannya berjuang dari bangku cadangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tepi lapangan, Gabbia melihat bagaimana Milan berusaha mengontrol permainan. Ia juga menyaksikan momen krusial ketika gol Parma disahkan setelah melalui tinjauan VAR yang memicu perdebatan.

Hasil akhir terasa semakin berat karena datang pada momen penting musim ini. Peluang menjaga jarak dari para pesaing pun ikut melayang bersama peluit panjang yang menutup laga.

Bagi Gabbia, malam itu seperti rangkaian kejadian yang tak berjalan sesuai harapan. “Malam ini tidak dimulai dengan baik dan berakhir dengan kekalahan, dan itulah hal yang paling menyakitkan,” ujarnya dengan nada kecewa, dilansir dari Sky Sports.

Ia tak hanya berbicara soal hasil pertandingan. Bek berusia 26 tahun itu juga menyempatkan diri mengirim dukungan untuk rekan setimnya, Ruben Loftus-Cheek, yang tengah mengalami masa sulit.

“Saya, seperti seluruh tim, ingin mengirimkan doa terbaik untuk Ruben karena dia sangat penting bagi kami dan dia adalah sosok yang luar biasa,” kata Gabbia. Ia menambahkan bahwa ruang ganti Milan berdiri bersama sang gelandang dan berharap ia segera kembali.

Terkait kontroversi gol Parma, Gabbia memilih bersikap tenang. Ia tidak ingin timnya larut dalam perdebatan yang justru bisa mengganggu fokus.

“Kami kecewa dengan pertandingan ini, dengan kekalahan yang terjadi. Kami harus tetap jernih dan tidak membiarkan situasi seperti ini memengaruhi kami,” katanya.

Menurutnya, wasit telah berusaha mengambil keputusan terbaik di lapangan. Ia menyadari bahwa tidak semua situasi mudah diputuskan dalam waktu singkat.

“Wasit ada di lapangan untuk melakukan yang terbaik, mereka harus mengambil keputusan, dan situasinya tidak selalu mudah,” jelasnya. “Kami tidak boleh membuang energi untuk hal-hal seperti ini.”

Sikap dewasa itu mencerminkan tekad Milan untuk segera bangkit. Gabbia menilai, menghabiskan waktu memperdebatkan keputusan tidak akan mengubah hasil yang sudah terjadi.

Sebaliknya, fokus harus diarahkan pada respons di pertandingan berikutnya. Milan dituntut menunjukkan karakter dan mentalitas jika ingin tetap berada di jalur persaingan papan atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi musim belum berakhir. Bagi Gabbia dan rekan-rekannya, yang terpenting kini adalah menjawab kekecewaan dengan performa yang lebih tajam dan solid pada laga selanjutnya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT