News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Malu, Cesc Fabregas Minta Maaf dan Sesali Insiden di Pinggir Lapangan yang Bikin Allegri Diusir Wasit pada Laga AC Milan vs Como

Permintaan maaf disampaikan Cesc Fabregas setelah dirinya menjadi pusat kontroversi dalam laga panas kontra AC Milan.
Jumat, 20 Februari 2026 - 10:47 WIB
Pelatih Como FC, Cesc Fabregas
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Permintaan maaf disampaikan Cesc Fabregas setelah dirinya menjadi pusat kontroversi dalam laga panas kontra AC Milan. Insiden di pinggir lapangan itu bukan hanya memanaskan suasana, tetapi juga berujung pada kartu merah untuk pelatih Milan, Massimiliano Allegri.

Sekilas, banyak yang mengira Allegri melakukan pelanggaran berat hingga harus meninggalkan bangku cadangan lebih cepat. Namun, keputusan tersebut sejatinya dipicu oleh reaksi emosional sang pelatih atas insiden yang lebih dulu terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen krusial itu muncul pada menit ke-78 pertandingan. Saat itu, Fabregas terlihat menarik Alexis Saelemaekers untuk menghentikan pergerakannya menuju pemain Como yang tengah membangun serangan.

Tindakan tersebut jelas tergolong tidak sportif dan memancing protes keras dari kubu Rossoneri. Sayangnya, ofisial pertandingan tidak menangkap insiden itu sebagai pelanggaran serius yang layak diganjar kartu merah.

Alih-alih menghukum Fabregas, wasit justru mengusir Allegri yang meluapkan protes di area teknis. Situasi itu sontak memicu perdebatan panjang, baik di dalam stadion maupun di ruang publik setelah laga berakhir.

Banyak pihak menilai keputusan tersebut berpotensi merugikan Milan dalam perburuan poin musim ini. Terlebih, laga berjalan dalam tensi tinggi dan setiap keputusan bisa berdampak besar terhadap hasil akhir.

Hubungan antara Allegri dan Fabregas pun menjadi sorotan tersendiri. Ketegangan yang sebelumnya hanya terasa samar mendadak terlihat jelas di hadapan ribuan pasang mata.

Meski demikian, Fabregas tidak bersembunyi dari tanggung jawab. Ia tampil di hadapan media dan secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.

Dalam wawancara yang dikutip dari DAZN, pelatih asal Spanyol itu mengakui emosinya sempat lepas kendali. Ia menyebut perbuatannya sebagai sesuatu yang tidak ia banggakan sebagai seorang profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama-tama, izinkan saya meminta maaf. Hari ini saya melakukan sesuatu yang tidak saya banggakan, saya melakukan tindakan yang tidak sportif,” ujar Fabregas.

Ia menambahkan bahwa dirinya terlalu terbawa suasana pertandingan yang penuh tekanan. Menurutnya, sebagai pelatih, ia seharusnya mampu memberi contoh yang lebih baik di pinggir lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT