News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantang Menyerah! Inter Milan Siap Buka Kembali Negosiasi untuk Boyong Manu Kone dari AS Roma di Bursa Transfer Musim Panas

Inter Milan belum menghapus nama Manu Kone dari daftar belanja. Setelah gagal pada bursa transfer musim panas lalu, Nerazzurri bersiap membuka lembaran baru.
Jumat, 20 Februari 2026 - 09:50 WIB
Manu Kone dan Rafael Leao dalam laga AC Milan vs AS Roma
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan belum menghapus nama Manu Kone dari daftar incaran mereka. Setelah gagal pada bursa transfer musim panas lalu, klub asal Kota Mode itu kini bersiap membuka lembaran baru untuk kembali mendekati sang gelandang.

Minat terhadap pemain AS Roma tersebut ternyata tidak pernah benar-benar padam. Manajemen Nerazzurri disebut masih memantau perkembangan situasi Kone secara intens menjelang akhir musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim panas lalu, Inter sebenarnya sudah melayangkan pendekatan serius. Namun Roma menutup pintu rapat-rapat dan menegaskan bahwa Kone bukan pemain yang tersedia di pasar.

Keputusan itu membuat Inter harus memutar arah dalam strategi transfer mereka. Pada akhirnya, mereka memilih merekrut Andy Diouf dari Lens sebagai alternatif untuk memperkuat lini tengah.

Meski begitu, kebutuhan Inter di sektor gelandang belum sepenuhnya terjawab. Stabilitas permainan dan kedalaman skuad menjadi perhatian utama jajaran pelatih.

Dilansir dari laman L’Interista, nama Kone kembali muncul karena dinilai cocok dengan kebutuhan taktik tim. Gelandang berusia 24 tahun itu dianggap memiliki kombinasi energi, agresivitas, dan kemampuan distribusi bola yang seimbang.

Pelatih Cristian Chivu kabarnya melihat Kone sebagai sosok yang bisa memberi warna baru di lini tengah. Ia dinilai mampu menjadi peningkatan kualitas dibandingkan beberapa opsi yang ada saat ini.

Situasi ini juga dipengaruhi kemungkinan hengkangnya sejumlah pemain senior. Henrikh Mkhitaryan dan Davide Frattesi disebut-sebut berpotensi meninggalkan San Siro pada akhir musim.

Jika skenario itu benar terjadi, Inter jelas membutuhkan tambahan amunisi. Kehilangan dua gelandang sekaligus tentu akan meninggalkan lubang besar dalam rotasi permainan.

Namun, jalan menuju kesepakatan tidak akan mudah. Roma masih memegang kendali penuh karena kontrak Kone berlaku hingga 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, klub ibu kota Italia itu tidak berada dalam tekanan untuk menjual. Mereka hanya akan mempertimbangkan tawaran yang benar-benar sesuai dengan valuasi pemainnya.

Kabarnya, angka 40 juta euro menjadi titik awal pembicaraan. Nominal tersebut bukan jumlah kecil, bahkan untuk klub sekelas Inter yang tetap harus berhitung dalam neraca keuangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT