News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Wasit Liga Italia Buka Suara soal Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Laga Inter Milan Kontra Juventus

Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, buka suara soal kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam laga Inter Milan melawan Juventus. Dalam laga itu, Nerazzurri menang dengan skor 3-2.
Minggu, 15 Februari 2026 - 07:53 WIB
Pierre Kalulu dikartu merah wasit Federico La Penna dalam laga Juventus melawan Inter Milan
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, buka suara soal kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam laga Inter Milan melawan Juventus. Dalam laga itu, Nerazzurri menang dengan skor 3-2.

Inter sudah unggul sejak menit ke-17 akibat gol bunuh diri yang diciptakan oleh Andrea Cambiaso. Namun, sang fullback menebus dosanya sembilan menit kemudian untuk menyamakan skor bagi Juve.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang jeda turun minum, ada sebuah insiden yang mencuri perhatian. Alessandro Bastoni terjatuh setelah bersentuhan dengan Pierre Kalulu.

Kedua pemain sama-sama sudah mengantongi kartu kuning dalam momen ini. Wasit Federico La Penna memutuskan bahwa itu adalah pelanggaran untuk Kalulu yang dikartu merah pada akhirnya.

Tampil dengan 10 pemain di sisa permainan, Juve tertinggal lagi akibat tandukan Francesco Pio Esposito pada menit ke-76. Namun, Manuel Locatelli berhasil menyamakan skor hanya enam menit kemudian. 

Sayangnya, gol Piotr Zielinski mengakhiri perjuangan Bianconeri. Skor 3-2 untuk kemenangan Inter mengakhiri pertandingan bertajuk Derby d’Italia ini.

Piotr Zielinski rayakan gol kemenangan Inter Milan atas Juventus
Piotr Zielinski rayakan gol kemenangan Inter Milan atas Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Momen Kalulu dikartu merah berimbas kepada kontroversi di luar lapangan. Di media sosial maupun televisi, keputusan La Penna menjadi sorotan.

Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, berbicara kepada DAZN dan mengakui bahwa itu kesalahan fatal dari wasit La Penna. Menurutnya, yang seharusnya dikartu kuning adalah Bastoni, dan karena itu, Inter harus melanjutkan duel dengan 10 orang.

Bastoni dianggap melakukan diving, ketimbang Kalulu yang melanggar. Namun, Marelli menyoroti kelemahan dalam sistem VAR yang tidak bisa mengintervensi kartu kuning kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kartu kuning pertama Kalulu adil; kontak yang terjadi tidak terlalu serius, tetapi berbahaya. Masalah besarnya adalah kartu kuning kedua. La Penna jelas salah menilai situasi; dia pasti bertindak berdasarkan firasat; tidak ada pelanggaran,” kata Marelli kepada DAZN.

Dia menegaskan bahwa jika saja VAR turun tangan, maka keputusan harusnya diubah. Namun, protokol baru VAR belum diterapkan pada saat pertandingan ini digelar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT