GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat Bomber Baru AC Milan Hadapi Pertahanan Liga Italia: 11 Pemain Menumpuk, Cetak Gol Butuh Lebih dari Sekadar Fisik

Niclas Fullkrug mulai benar-benar merasakan kerasnya sepak bola Italia sejak berseragam AC Milan. Penyerang Jerman itu membagikan pengalamannya di Serie A.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:43 WIB
Selebrasi Niclas Fullkrug dan Para Pemain AC Milan
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jakarta, tvOnenews.com - Niclas Fullkrug mulai benar-benar merasakan kerasnya sepak bola Italia sejak resmi berseragam AC Milan. Penyerang asal Jerman itu pun membagikan pengalamannya menghadapi pertahanan Serie A yang menurutnya memiliki karakter sangat berbeda dibanding liga-liga lain di Eropa.

Füllkrug tidak membutuhkan waktu lama untuk memahami tantangan tersebut. Ia langsung mencetak gol pertamanya bersama Milan saat menjadi penentu kemenangan atas Lecce, hanya dua menit setelah masuk dari bangku cadangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol tersebut bukan sekadar pembuka rekening pribadi. Momen itu sekaligus menjadi gambaran awal betapa Milan membutuhkan sosok dengan kekuatan fisik dan naluri gol di dalam kotak penalti.

Secara karakter permainan, Füllkrug menghadirkan dimensi baru bagi lini depan Rossoneri. Keunggulan duel udara, kemampuan menahan bola, serta pergerakan tanpa bola membuatnya cepat menyatu dengan skema permainan tim.

Dalam sesi jumpa penggemar di Milan Store Via Dante, Füllkrug berbicara santai namun sarat makna. Ia merespons rasa penasaran suporter terkait perbedaan gaya bertahan di Italia, Jerman, dan Inggris.

Menurut Füllkrug, perbedaan antar liga terasa sangat signifikan. Ia mengaku sebelumnya tidak membayangkan jarak karakter permainan yang begitu kontras, terutama saat harus berhadapan dengan bek-bek Serie A.

Liga Inggris, kata Füllkrug, memang terkenal dengan intensitas dan fisik yang keras. Namun, kekuatan fisik di Inggris lebih terasa dalam duel cepat dan tempo tinggi yang berlangsung nyaris tanpa jeda.

Italia menawarkan tantangan yang berbeda. Füllkrug menyebut permainan di Serie A memiliki “volume” besar, bukan soal keras atau tidak, melainkan kecerdikan, disiplin, dan ketahanan dalam bertahan.

Ia pun melontarkan candaan yang langsung mengundang senyum. “Ada alasan mengapa Catenaccio berasal dari Italia,” ujarnya, menegaskan reputasi klasik sepak bola Negeri Pizza.

Bagi Milan, pemahaman terhadap karakter ini menjadi sangat krusial. Füllkrug menilai Rossoneri kerap diunggulkan dalam banyak pertandingan, sehingga mencetak gol pertama menjadi kunci untuk membuka permainan lawan.

Jika Milan mampu unggul lebih dulu, tim lawan terpaksa keluar dari zona nyaman. Situasi tersebut memberi ruang bagi Rossoneri untuk mengembangkan permainan dan memaksimalkan kualitas lini serang.

Sebaliknya, jika lawan bertahan terlalu lama, tantangan menjadi berlipat ganda. Füllkrug mengakui tim-tim Italia sangat disiplin dan tahu persis bagaimana menjaga organisasi pertahanan dalam durasi panjang.

Hal paling mencolok bagi Füllkrug adalah cara tim-tim Serie A bertahan secara kolektif. Bukan soal satu bek yang menonjol, melainkan kerja sama seluruh pemain di atas lapangan.

Ia menggambarkan pertahanan di Italia seperti tembok hidup. Sepuluh pemain bergerak sebagai satu unit, ditambah penjaga gawang, tanpa ada sosok yang sekadar menunggu di depan untuk serangan balik.

Pengalaman ini membuat Füllkrug semakin menghargai setiap gol yang tercipta di Serie A. Setiap peluang harus diperjuangkan dengan kesabaran, ketenangan, dan eksekusi yang presisi.

Bagi Milan, kehadiran Füllkrug bukan hanya soal gol semata. Ia membawa pemahaman permainan, mentalitas, serta pengalaman yang dibutuhkan untuk menembus pertahanan rapat khas Italia.

Jika mampu terus beradaptasi dan tampil konsisten, Füllkrug berpotensi menjadi kepingan penting dalam ambisi Rossoneri. Terlebih, Milan tengah berupaya menegaskan kembali diri sebagai kekuatan utama di panggung Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita Füllkrug tentang Serie A bukan sekadar kelakar ringan. Di balik candaan soal Catenaccio, tersimpan gambaran nyata betapa kompleks dan menantangnya sepak bola Italia bagi siapa pun yang ingin menaklukkannya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
background

Pekan ke-25

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Selasa, 17 Februari 2026
logo Cagliari
CAG
02:45
LEC
logo Lecce

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT