GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Rugi, Inter Milan Siap Barter Davide Frattesi dengan Winger Nottingham Forest di Bursa Transfer Musim Dingin Ini

Inter Milan menjadi pusat perhatian di bursa transfer musim dingin setelah muncul wacana barter pemain yang melibatkan Davide Frattesi dengan Nottingham Forest.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:12 WIB
Pemain Nottingham Forest, Dan Ndoye
Sumber :
  • nottinghamforest.co.uk

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan menjadi pusat perhatian di bursa transfer musim dingin setelah muncul wacana skema pertukaran pemain yang melibatkan Davide Frattesi. Gelandang timnas Italia itu dikaitkan dengan Nottingham Forest, klub Premier League yang mulai serius memantau situasinya di San Siro.

Ketertarikan Nottingham Forest terhadap Frattesi bukan tanpa alasan. Peran sang gelandang di skuad Inter musim ini terbilang terbatas, sehingga membuka peluang bagi klub lain untuk mendekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan RAI Sport, pihak Forest telah melakukan pendekatan awal kepada Inter Milan. Mereka ingin mengetahui kemungkinan transfer Frattesi yang dinilai cocok dengan kebutuhan lini tengah tim.

Menanggapi situasi tersebut, Inter tidak tinggal diam dan mencoba memutar arah negosiasi. Nerazzurri disebut mengusulkan opsi pertukaran pemain dengan memasukkan nama Dan Ndoye dalam pembahasan.

Dan Ndoye merupakan winger timnas Swiss yang sebelumnya tampil menonjol bersama Bologna di Serie A. Kini, ia bermain di Inggris dan terus berkembang sebagai pemain sayap dengan karakter agresif.

Bagi Inter Milan, Ndoye bukan target baru yang muncul secara tiba-tiba. Direktur olahraga Piero Ausilio telah lama memantau perkembangan sang pemain sejak penampilannya di Piala Eropa yang digelar di Jerman pada musim panas lalu.

Inter menilai Ndoye sebagai pemain yang memiliki paket lengkap. Fleksibilitas posisi, intensitas tinggi, serta kemampuan bermain di berbagai sektor lini depan dianggap selaras dengan filosofi pelatih Cristian Chivu.

Dalam pandangan manajemen Inter, skema barter bisa menjadi solusi yang saling menguntungkan. Mereka berpeluang melepas Frattesi sekaligus mendapatkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan teknis tim.

Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Nottingham Forest dikabarkan tidak tertarik membuka pembahasan dengan format pertukaran pemain.

Klub asal Inggris itu memilih pendekatan konvensional dalam bursa transfer. Forest hanya ingin membahas Frattesi dalam konteks transfer murni tanpa melibatkan nama lain.

Perbedaan pandangan ini membuat negosiasi kedua klub mengalami kebuntuan. Hingga kini, belum ada perkembangan signifikan yang mengarah pada kesepakatan konkret.

Situasi tersebut memaksa Inter Milan untuk kembali mengevaluasi opsi terbaik bagi masa depan Frattesi. Klub tidak ingin gegabah mengambil keputusan yang bisa merugikan proyek jangka panjang.

Di sisi lain, Nottingham Forest tetap menaruh minat terhadap Frattesi. Namun, mereka bersikukuh hanya akan melanjutkan pembicaraan jika Inter bersedia menurunkan tuntutan atau mengubah pendekatan negosiasi.

Kondisi ini membuat hubungan transfer antara Milan dan Nottingham berada dalam status menunggu. Kedua pihak sama-sama tidak menutup pintu, tetapi belum siap melangkah lebih jauh.

Bagi Frattesi sendiri, situasi ini menjadi fase penting dalam perjalanan kariernya. Minimnya menit bermain bisa menjadi alasan kuat untuk mencari tantangan baru di luar Italia.

Sementara itu, Inter Milan tetap berhitung dengan cermat. Melepas Frattesi tanpa mendapatkan pengganti yang sepadan tentu bukan keputusan yang ingin diambil secara terburu-buru.

Hingga kini, jalur komunikasi antara kedua klub masih belum kembali aktif. Namun, dinamika bursa transfer sering kali berubah cepat, dan bukan tidak mungkin pembicaraan ini mencair menjelang penutupan jendela transfer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, masa depan Davide Frattesi masih menggantung. Publik pun menunggu apakah Inter akan bertahan pada pendiriannya atau justru membuka kompromi demi menemukan jalan tengah terbaik.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT