News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usulan Wenger Soal Perubahan Aturan Offside Ditolak UEFA

Gagasan besar yang dilontarkan mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger terkait perubahan aturan offside kini menghadapi hambatan serius setelah mendapat penolakan dari UEFA serta asosiasi sepak bola Inggris.
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:23 WIB
Liga Inggris akan gunakan Teknologi Offside Semi Otomatis
Sumber :
  • Premier League

Jakarta, tvOnenews.com - Gagasan besar yang dilontarkan mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger terkait perubahan aturan offside kini menghadapi hambatan serius setelah mendapat penolakan dari UEFA serta asosiasi sepak bola Inggris. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, dan tengah mendorong revolusi aturan yang dinilai kontroversial.

Wenger menilai perkembangan teknologi seperti VAR dan offside semi-otomatis justru menghilangkan keuntungan alami bagi penyerang, terutama dalam situasi krusial. Ia kemudian mengusulkan konsep baru yang dikenal dengan istilah “daylight”, yang diyakini dapat mengembalikan keseimbangan antara lini serang dan bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konsep tersebut, seorang penyerang baru akan dianggap offside apabila terdapat jarak yang benar-benar jelas antara dirinya dan pemain bertahan terakhir. Artinya, selama masih ada bagian tubuh yang sejajar dengan bek, sang penyerang tetap dinyatakan onside.

Menjelaskan latar belakang usulan ini, Wenger mengaitkannya dengan perubahan besar yang pernah terjadi pada era 1990. 

“Itu terjadi pada tahun 1990 setelah Piala Dunia di Italia ketika tidak ada gol yang tercipta. Kami memutuskan bahwa tidak ada lagi offside ketika Anda berada di garis yang sama dengan bek," ujar Wenger dikutip dari Mirror.

Ia menegaskan bahwa prinsip lama offside selalu berpihak pada penyerang ketika situasi masih meragukan. 

“Jika ada keraguan, keraguan itu menguntungkan sang striker. Artinya, ketika ada sedikit saja peluang, sang striker memang mendapatkan keuntungan. Dengan VAR, keuntungan ini hilang dan bagi banyak orang hal itu membuat frustrasi," katanya.

Lebih lanjut, Wenger menyebut eksperimen aturan tersebut sudah mulai dijalankan di beberapa level. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itulah mengapa saya mengusulkan bahwa selama bagian tubuh Anda berada pada garis yang sama dengan pemain bertahan, Anda tidak offside. Kami sedang bereksperimen dengan hal itu sekarang. Dalam satu tahun, keputusan akan dibuat oleh IFAB, bukan oleh saya.”

Namun demikian, laporan The Times menyebutkan bahwa peluang aturan ini untuk disahkan cukup kecil. Empat asosiasi Inggris yang tergabung dalam IFAB menilai ide tersebut terlalu ekstrem dan bisa mengubah wajah sepak bola elit secara drastis.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT