Bursa Transfer Inter Milan: Sudah Negosiasi dengan Galatasaray, Selangkah Lagi Nerazzurri Lepas Pemain Tak Terpakainya ke Turki
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com -Â Masa depan Davide Frattesi di Inter Milan mulai menemukan titik terang. Gelandang asal Italia yang kian terpinggirkan itu berpotensi mendapatkan klub baru pada bursa transfer musim dingin nanti.
Dilansir dari Sky Sport, negosiasi antara Inter Milan dan klub Turki, Galatasaray, dikabarkan telah berjalan intens dalam beberapa hari terakhir. Kedua klub membahas kemungkinan transfer Frattesi pada jendela transfer Januari sebagai solusi bagi semua pihak.
Situasi Frattesi di Inter berubah signifikan sejak Cristian Chivu resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Juni lalu. Gelandang berusia 26 tahun itu perlahan kehilangan peran penting dan tak lagi menjadi pilihan utama di lini tengah.
Minimnya menit bermain menjadi sinyal jelas bahwa posisinya tidak lagi aman. Sepanjang musim ini, Frattesi hanya sekali tampil sebagai starter di Serie A dan beberapa kali dimainkan di ajang lain dengan durasi terbatas.
Kondisi tersebut membuat Frattesi mulai mempertimbangkan masa depannya secara serius. Ia disebut telah menyampaikan keinginannya kepada manajemen klub untuk mencari tantangan baru demi menyelamatkan kariernya.
Bagi Frattesi, usia 26 tahun merupakan fase krusial dalam perjalanan sebagai pesepak bola profesional. Terlalu lama berada di bangku cadangan dikhawatirkan akan menghambat perkembangan sekaligus menurunkan nilai pasarnya.
Meski terbuka untuk melepas sang pemain, Inter Milan tetap berhati-hati dalam menentukan tujuan transfer. Nerazzurri menolak menjual Frattesi ke klub rival langsung di Serie A demi menjaga keseimbangan persaingan domestik.
Juventus, Napoli, dan AS Roma pun otomatis tersingkir dari opsi negosiasi. Inter memilih mencari solusi di luar Italia agar kepindahan Frattesi tidak menjadi bumerang di kemudian hari.
Dalam konteks itulah Galatasaray muncul sebagai kandidat serius. Klub raksasa Turki tersebut menilai Frattesi sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini tengah yang membutuhkan energi dan agresivitas.
Bermain di Istanbul dinilai bisa memberi Frattesi kesempatan untuk memulai ulang kariernya. Galatasaray menawarkan peran sentral, atmosfer kompetitif, serta panggung Eropa yang tetap prestisius.
Dari sisi Inter, melepas Frattesi tentu bukan keputusan ringan. Namun, manajemen menyadari bahwa mempertahankan pemain yang minim menit bermain justru berisiko merugikan kedua belah pihak.
Load more