News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dijuluki Permata Sassuolo usai Duet Bareng Jay Idzes, Tarik Muharemovic: Beberapa Orang Tidak Mempercayai Kami

Nama Jay Idzes tengah mencuri perhatian di Italia usai rekan setimnya, Tarik Muharemovic menyebut duet maut mereka di Sassuolo bisa menjawab keraguan publik.
Kamis, 1 Januari 2026 - 10:38 WIB
Jay Idzes Merayakan Gol Sassuolo ke Gawang AC Milan
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

tvOnenews.com - Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian di Italia.

Kali ini bukan hanya karena lonjakan nilai pasarnya yang mencapai empat kali lipat, tetapi juga berkat pengakuan jujur dari rekan setimnya sendiri yang menguatkan status sang bek sebagai aset emas Sassuolo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Italia, Sassuolo News, secara khusus menyoroti duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic sebagai “permata” klub Emilia Romagna tersebut.

Jay Idzes Terjebak Catatan Aneh di Liga Italia Ketika Tampil di Sassuolo Vs Bologna
Jay Idzes Terjebak Catatan Aneh di Liga Italia Ketika Tampil di Sassuolo Vs Bologna
Sumber :
  • Saassuolo

Dengan modal transfer sekitar €10–11 juta, Sassuolo kini memiliki duet bek tengah yang total nilainya ditaksir mencapai €40 juta.

Sorotan utama datang dari pernyataan Tarik Muharemovic, partner Jay Idzes di jantung pertahanan Sassuolo.

Tanpa ragu, bek asal Bosnia itu mengakui kekuatan duet mereka dan kerja keras yang selama ini dilakukan bersama.

“Kami melakukan pekerjaan kami, kami melakukan apa yang kami tahu cara melakukannya. Kami berbicara setiap hari. Kami tahu kami kuat, dan kami ingin menunjukkannya kepada semua orang, karena mungkin beberapa orang tidak mempercayai kami, tetapi musim masih panjang, dan saya berharap untuk menunjukkan lebih banyak lagi,” ujar Muharemovic, dilansir Sassuolo News.

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersama skuad Sassuolo usai membobol gawang AC Milan
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersama skuad Sassuolo usai membobol gawang AC Milan
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Muharemovic juga menegaskan bahwa masih ada pihak yang meragukan kualitas mereka, namun hal itu justru menjadi bahan bakar motivasi.

Jay Idzes, bek kelahiran 2000 yang juga merupakan figur kunci Timnas Indonesia, direkrut Sassuolo dari Venezia pada musim panas lalu dengan biaya sekitar €8 juta plus bonus.

Meski sempat memulai dari bangku cadangan, Idzes dengan cepat mengunci satu tempat di starting XI.

Sejak pertandingan keduanya, Idzes selalu tampil penuh selama 16 laga beruntun, menjadi fondasi pertahanan tim asuhan Fabio Grosso.

Pelatih Sassuolo  Fabio Grosso dan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Pelatih Sassuolo Fabio Grosso dan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Sassuolo / instagram Jay Idzes

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsistensi itulah yang membuat nilai pasarnya melonjak drastis dalam waktu singkat.

Sassuolo sebelumnya juga merekrut Muharemovic dari Serie B dengan biaya relatif murah, sekitar €2,5–3 juta, termasuk klausul penjualan kembali ke Juventus.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
background

Pekan ke-20

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT