John Herdman Penuh Senyum Jelang Tangani Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Media Ternama Italia
- Cremonese Official
Jakarta, tvOnenews.com - Calon pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa tersenyum jelang penunjukannya. Salah satu penggawa skuad Garuda, Emil Audero, mendapatkan pujian dari media Italia.
PSSI diharapkan untuk segera memutuskan pelatih baru Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Nama John Herdman menjadi calon kuat untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan yang ditinggalkan sejak pemecatan Patrick Kluivert.
Herdman tampaknya telah berhasil mengalahkan Giovanni van Bronckhorst dalam perburuan posisi pelatih skuad Garuda. Juru taktik asal Inggris itu bahkan rela menolak Honduras dan Jamaika untuk melatih Jay Idzes dan kolega.
Selagi menunggu pengumuman resmi, Herdman bisa tersenyum dengan kabar baik dari calon anak asuhnya. Dari Italia, Emil Audero kembali tampil baik untuk klubnya, Cremonese.
Pada Minggu (21/12/2025) dini hari WIB, Audero kembali diandalkan sebagai starter oleh pelatih Davide Nicola. Mereka bertandang ke Stadio Olimpico untuk menghadapi Lazio.
Bermain sebagai tim yang tak diunggulkan, Grigiorossi berhasil memetik satu poin. Duel tersebut berakhir imbang tanpa gol.
Audero kembali tampil apik dengan melakukan dua penyelamatan. Performa kiper Timnas Indonesia itu bahkan sampai menuai pujian selangit dari media ternama Italia, Tuttosport.
Menurut Tuttosport, Audero adalah pemain penting dalam keberhasilan Cremonese mencuri poin dari ibu kota Italia. Keberhasilannya menehan upaya Matteo Guendouzi menjadi alasannya.
“Lazio melambat, hanya imbang melawan Cremonese: Audero penentu,” tulis Tuttosport dalam judulnya.
“Di Stadio Olimpico, tim asuhan Sarri hanya bisa meraih hasil imbang tanpa gol: kesempatan terbaik Vardy, namun mantan pemain Juve [Audero] memblokir upaya Guendouzi di menit-menit akhir. Grigiorossi asuhan Nicola mengakhiri laga dengan 10 orang,” tambahnya.
Cremonese memang mengakhiri laga dengan 10 orang setelah Federico Ceccherini dikartu merah pada masa injury time. Namun, itu adalah pelanggaran yang diperlukan agar tidak membuat Audero dalam bahaya dan bisa menyebabkan Cremonese kalah.
“Guendouzi menjadi pusat perhatian di waktu tambahan, pertama dengan umpan silang berbahaya yang berhasil ditepis dengan baik oleh Audero, dan kemudian dengan serangan balik luar biasa yang menyebabkan Ceccherini diusir karena pelanggaran terakhir terhadap Cancellieri. Cataldi mengambil tendangan bebas dari posisi yang bagus, tetapi tembakannya sedikit melenceng,” ulas Tuttosport.
Load more