Juventus Disebut Kembali dalam Perburuan Scudetto usai Kalahkan AS Roma 2-1, Luciano Spalletti Bilang Begini
- Juventus Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, merespons klaim bahwa timnya kembali ke perburuan Scudetto. Hal ini mencuat berkat kemenangan 2-1 atas AS Roma.
Bianconeri menjamu Giallorossi dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka berupaya untuk memperpendek jarak di empat besar klasemen.
Juve dan Roma hanya terpaut satu tingkat. Namun, Si Nyonya Tua tertinggal empat poin di peringkat kelima dari Roma yang ada di peringkat keempat.
Walau begitu, Bianconeri berhasil mengawali laga dengan baik. Mendominasi di babak pertama, Juve akhirnya sukses membuka skor di menit ke-44 melalui Francisco Conceicao.
Tembakan mendatar dari sang penyerang asal Portugal gagal dihentikan oleh Mile Svilar. Di menit ke-70, Juve kembali mencetak gol melalui Lois Openda.
Memaksimalkan bola dari Weston McKennie, Openda menggandakan skor menjadi 2-0. Namun, duel berakhir dengan skor 2-1 usai Tommaso Baldanzi mencetak gol lima menit kemudian.
Untungnya, pertahanan Juventus mampu mempertahankan keunggulan 2-1. Bianconeri pun memperkecil ketertinggalan dari Roma dengan hanya satu poin saja.
Si Nyonya Tua masih terpaut empat poin dari Inter Milan yang menjadi pemuncak klasemen Serie A. Selain itu, Inter juga mengantongi satu laga yang belum dimainkan, yang berarti selisih bisa menjauh menjadi tujuh poin.
Namun, sejak sebelum laga dimulai, Fabio Capello telah mengatakan bahwa Bianconeri akan kembali ke jalur perebutan Scudetto dengan kemenangan ini. Itu terbukti terwujud.
Kemudian dua kemenangan beruntun atas dua tim papan atas, dengan mengalahkan Bologna 1-0 pada laga sebelumnya, tampak membuat Juve berada dalam kondisi bagus saat ini.
Bianconeri juga sukses memenangkan enam dari tujuh laga terakhirnya di semua ajang. Pelatih Luciano Spalletti pun ditanyakan tentang performa baik ini, namun dia tidak mau melihat terlalu jauh soal perebutan Scudetto.
“Saya merasa seperti menggigit Anda ketika Anda bertanya kepada saya soal hal-hal seperti ini,” kata Spalletti sembari bercanda ketika diwawancarai Sky Sport Italia.
“Apa artinya itu, tidak ada laga besar? Itu semua laga yang sulit. Menang, dan belajar dari tim yang mampu Anda kalahkan, mewakili kemenangan ganda, karena mereka juga memberikan kepercayaan diri dan pengetahuan bahwa Anda bisa memperjuangkannya dengan siapa saja,” tambahnya.
Load more