Bursa Transfer AC Milan: Mulai Kehilangan Tempat, Ruben Loftus-Cheek Buka Opsi Hengkang dan Bereuni dengan Maurizio Sarri di Lazio
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com - Isu bursa transfer kembali menghangat di Serie A Liga Italia seiring munculnya kabar tentang masa depan Ruben Loftus-Cheek. Gelandang AC Milan itu disebut mulai membuka pintu untuk meninggalkan San Siro dan mempertimbangkan hijrah ke Lazio pada Januari mendatang.
Kabar tersebut membuat publik sepak bola Italia langsung menoleh ke ibu kota. Lazio disebut tengah memantau situasi Loftus-Cheek dengan serius, terutama karena adanya hubungan khusus sang pemain dengan Maurizio Sarri.
Menurut laporan Il Messaggero, bursa transfer musim dingin kali ini akan menjadi momen penting bagi Lazio. Klub berjuluk Biancocelesti itu akhirnya bisa bergerak lebih leluasa setelah sanksi pembatasan transfer dari Covisoc resmi berakhir.
Direktur Lazio, Angelo Fabiani, mengonfirmasi bahwa manajemen memang ingin memberikan tambahan kekuatan bagi Sarri. Pernyataan itu disampaikan Fabiani saat berbicara kepada media sebelum pertandingan Lazio di Parma pada akhir pekan lalu.
Fabiani menegaskan bahwa komunikasi antara presiden klub dan pelatih berjalan sangat intens. Ia menyebut pembicaraan transfer dilakukan di level tertinggi dengan penuh kehati-hatian dan perhitungan matang.
“Kami terus berdiskusi dan fokus pada beberapa opsi yang sedang kami evaluasi. Bursa transfer bukan hanya soal uang, tetapi juga soal ide dan kecocokan,” ujar Fabiani dalam keterangannya.
Nama Ruben Loftus-Cheek pun muncul sebagai salah satu target yang masuk radar Sarri. Pelatih asal Italia itu diketahui memiliki hubungan dekat dengan sang gelandang sejak bekerja sama di Chelsea beberapa tahun lalu.
Bagi Sarri, Loftus-Cheek bukan sekadar mantan anak asuh. Ia dinilai sebagai pemain yang memahami filosofi permainan Sarri dan mampu memberikan keseimbangan di lini tengah.
Dari sisi pemain, peluang bereuni dengan Sarri juga menjadi daya tarik tersendiri. Loftus-Cheek disebut terbuka untuk tantangan baru setelah perjalanannya bersama AC Milan belum sepenuhnya berjalan mulus.
Meski demikian, rencana transfer ini tidak berjalan sederhana. Gaji Loftus-Cheek yang mencapai sekitar 4 juta euro per musim, belum termasuk bonus, menjadi kendala utama bagi keuangan Lazio.
Il Messaggero menyebut bahwa sang pemain bersedia berkompromi demi mewujudkan kepindahan tersebut. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menyebar nilai gaji dalam kontrak berdurasi lebih panjang.
Namun, persoalan finansial bukan satu-satunya hambatan. Struktur internal Lazio dan dinamika manajemen, termasuk peran mantan direktur olahraga Igli Tare, membuat negosiasi berpotensi berlangsung alot.
Selain itu, Lazio juga perlu menyeimbangkan neraca keuangan sebelum mendatangkan pemain baru. Penjualan Belahyane dan Dele-Bashiru dinilai belum cukup untuk membuka ruang transfer Loftus-Cheek.
Nama Matteo Guendouzi kemudian muncul sebagai kunci. Lazio disebut harus mempertimbangkan melepas gelandang asal Prancis itu, yang menerima gaji bersih sekitar 2,2 juta euro per musim, agar transfer baru bisa direalisasikan.
Situasi ini membuat masa depan Loftus-Cheek masih berada dalam tanda tanya. Segalanya bergantung pada strategi Lazio di bursa transfer Januari dan keberanian mereka melakukan pengorbanan finansial.
Jika kesepakatan ini terwujud, Lazio berpotensi mendapatkan sosok berpengalaman yang sudah terbukti di level tertinggi Eropa. Sementara bagi Loftus-Cheek, kepindahan ini bisa menjadi awal baru untuk menemukan kembali peran sentral dalam kariernya.
Kini, sorotan tertuju pada langkah-langkah Lazio dalam beberapa pekan ke depan. Bursa transfer musim dingin pun berpeluang menghadirkan cerita menarik lain di panggung Serie A.
(sub)
Load more