Suporter Italia Ngamuk usai AC Milan Gagal Kalahkan Jay Idzes Cs Gara-Gara Gol Christian Pulisic Dianulir
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Para suporter sepak bola asal Italia meluapkan amarahnya seusai AC Milan dirugikan di laga kontra Sassuolo. Tim yang diperkuat Jay Idzes itu diselamatkan oleh gol Christian Pulisic yang dianulir.
I Rossoneri menjamu Neroverdi dalam laga lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Duel dilaksanakan di Stadio San Siro pada Minggu (14/12/2025) malam kemarin WIB.
Milan, sebagai tuan rumah, tentunya diunggulkan dalam laga ini. Namun, mereka justru telah menemui kesulitan sedari awal.
Gol Ismael Kone sempat membuat tim tamu unggul sejak menit ke-13. Beruntung bagi Milan, Davide Bartesaghi sukses menyamakan skor sebelum jeda.
Di babak kedua, Bartesaghi mencetak gol keduanya dan sempat membawa Milan berbalik unggul. Namun gol Armand Lauriente membawa Sassuolo menyeimbangkan skor menjadi 2-2.
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali tampil untuk Sassuolo dalam laga ini. Dia tampil cukup vital dengan membuat frustrasi sejumlah penyerang Milan, termasuk Christian Pulisic.
Namun, ketika kedudukan 2-1, Pulisic sebenarnya sempat mencetak gol. Dia memanfaatkan situasi di mulut gawang dan menyelesaikan peluang untuk merobek gawang kawalan Arijanet Muric.
Sayangnya, wasit Valerio Crezzini tidak mengesahkan gol tersebut. Dia melihat adanya dorongan yang dilakukan Ruben Loftus-Cheek terhadap Fali Cande sebelum gol tercipta.
Gol Pulisic dianulir, namun itu bahkan tidak diperiksa oleh VAR. Atas hal ini, para suporter Milan berbahasa Italia meluapkan amarahnya di media sosial X melalui balasan terhadap akun @theMilanZone_.
“Siapa yang tahu seberapa besar amarah yang ditimbulkan dari gol yang sangat sah ini namun dianulir oleh VAR,” kata akun tersebut.
“Bukan VAR yang menganulirnya, melainkan wasit. VAR tidak mengintervensi karena kebijaksanaan mengenai intensitas dorongan sepenuhnya terserah kepada wasit,” timpal yang lain, menjelaskan.
Yang lain benar-benar mengutarakan amarahnya. Ada yang menyinggung Giuseppe Marotta, Presiden Inter Milan.
Chissà quanta indignazione scatenerà questo gol regolarissimo annullato dal VAR ? pic.twitter.com/0P3rPZIie6
— Milan Zone (@theMilanZone_) December 14, 2025
“Betapa besar skandal untuk menganulir gol seperti itu. Liga Marotta kembali menyerang,” timpal sebuah akun di kolom balasan.
“Anda bisa membayangkannya! VAR di Italia tidak disebut begitu lagi, tapi MAR diambil dari Marotta,” tandas yang lain.
“Tanpa striker murni, kami pertama. Gol Pulisic sepenuhnya sah,” kata yang lain. “Sungguh keterlaluan. Harusnya ke VAR dan melihat ulang? Apa gunanya VAR untuk membayar orang yang tidak melakukan apa-apa?” tanya yang lain.
Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, juga menilai bahwa gol ini seharusnya disahkan. Menurutnya, tidak ada dorongan nyata dari Loftus-Cheek.
“Itu adalah penilaian di lapangan karena ada kontak. Loftus-Cheek menempatkan tangannya, namun saya tidak melihat adanya dorongan apa pun,” kata Marelli sebagai pandit wasit untuk DAZN, dilansir Football-Italia.
“Crezzini hampir tidak meniupkan peluit. Kontaknya tidak memenuhi syarat, tidak ada dorongan nyata. Gol ini tidak seharusnya dianulir,” tambahnya.
Karena kekalahan ini, Milan turun ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A. Sedangkan Inter Milan mengambil alih pimpinan klasemen dengan keunggulan satu poin. (rda)
Load more