News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juventus Gagal Dapat Suntikan Dana Rp19 Triliun usai Exor Resmi Tolak Tawaran Akuisisi Tether, John Elkann Bilang Begini

Juventus tidak akan mendapatkan suntikan dana hingga Rp19 triliun seiring dengan penolakan Exor terhadap tawaran akuisisi Tether. CEO Exor John Elkann menjelaskan alasannya.
Minggu, 14 Desember 2025 - 12:33 WIB
Juventus menang tiga laga beruntun
Sumber :
  • Juventus Official

Jakarta, tvOnenews.com - Juventus tidak akan mendapatkan suntikan dana hingga Rp19 triliun seiring dengan penolakan Exor terhadap tawaran akuisisi Tether. CEO Exor John Elkann menjelaskan alasannya.

Masa depan Bianconeri menjadi perbincangan hangat di Italia seiring dengan niatan perusahaan kripto Tether untuk mengakuisisi saham mayoritas Juve. Pada saat ini, yang memilikinya adalah Exor, perusahaan kepunyaan Keluarga Agnelli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tether sendiri sudah memiliki saham minoritas di Bianconeri. Namun, CEO Paolo Ardoino bertekad mengakuisisi seluruhnya karena dia adalah fans Juve sejak kecil.

Menurut Calcio e Finanza, jika ingin mengakuisisi Juve keseluruhan, Tether perlu mengeluarkan setidaknya 1,1 miliar euro atau sekitar Rp21 triliun. Itu adalah nilai saham sebesar 65,4 persen yang dimiliki oleh Exor pada saat ini.

Media Italia, Ilbianconero, juga menjelaskan bahwa Tether bersedia untuk menggelontorkan dana setidaknya 1 miliar euro setelah pengakuisisian dari Exor. Itu untuk perkembangan klub.

Walau begitu, Keluarga Agnelli ogah untuk melepas Juve. Exor merupakan perusahaan induk Juve, dan itu dimiliki oleh Agnelli.

Selama beberapa dekade terakhir, Agnelli telah memiliki Juve hingga terkini kepada John Elkann, yang mengambil alih kendali setelah Andrea Agnelli terjerat skandal pada akhir 2022 lalu.

Elkann merupakan sepupu Andrea Agnelli. Ibunya masih bermarga Agnelli, namun dia berdarah campuran Amerika Serikat dan Italia.

Dalam keterangannya pada Sabtu (13/12/2025) lalu, Elkann menegaskan bahwa Exor telah menolak penawaran Tether. Sebab, sejarah Juve tidak untuk dijual dan selalu menjadi bagian dari Keluarga Agnelli.

“Juventus, sejarah dan nilai kami tidak untuk dijual. Juve telah menjadi bagian dari keluarga saya selama 102 tahun,” kata  Elkann dalam video yang diunggah di situs resmi Juventus dan juga media sosial klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama lebih dari seabad, empat generasi telah menguatkannya, membuatnya tangguh, mengurusnya di masa-masa sulit, dan merayakannya dalam banyak momen kejayaan,” tambahnya.

Elkann menegaskan bahwa keluarganya akan tetap mendukung Juve, meski kini dalam periode yang buruk. Si Nyonya Tua sudah lama tidak memenangkan Scudetto alias gelar juara Liga Italia Serie A sejak 2020 lalu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT