GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Bikin Blunder di Laga Kontra AS Roma, Pelatih Cremonese Buka Suara

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, buka suara soal pertahanan dari timnya yang menderita kekalahan 1-3 dari AS Roma. Dalam laga itu, Emil Audero membuat satu blunder.
Senin, 24 November 2025 - 14:42 WIB
Pelatih Cremonese Davide Nicola
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Cremonese, Davide Nicola, buka suara soal pertahanan dari timnya yang menderita kekalahan 1-3 dari AS Roma. Dalam laga itu, Emil Audero membuat satu blunder.

Sang kiper Timnas Indonesia kembali dipercaya tampil sebagai starter untuk Cremonese. Mereka menjamu Giallorossi di Stadio Giovanni Zini, Minggu (23/11/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Audero berhasil tampil dengan cukup apik. Dia bahkan menghalau Lorenzo Pellegrini untuk mencetak gol pada babak pertama.

Media Italia, Tuttomercatoweb, memberikan nilai 5,5 untuknya. Nilainya turun karena Audero melakukan satu blunder yang berujung kepada gol Evan Ferguson.

“Dia menjaga timnya tetap bersaing di babak pertama, menghalau Pellegrini untuk gol kedua. Dia membuat beberapa penyelamatan setelah jeda, namun bersalah untuk pergerakan yang berujung gol Ferguson,” tulis Tuttomercatoweb.

Pergerakan Audero memang terbukti menjadi penyebab terciptanya gol Roma. Pelatih Cremonese, Davide Nicola, ditanyakan tentang pertahanan timnya seusai laga kontra Roma.

Nicola mengakui bahwa Grigiorossi salah membaca situasi dalam satu atau dua kesempatan dalam laga kontra Roma. Dia berharap agar Cremonese menjadi lebih agresif dalam memberikan tekanan kepada lawan.

“Saya kira bukan itu yang terjadi pada gol pertama. Kami salah membaca situasi dalam satu atau dua kesempatan dan tidak cukup reaktif, meskipun kami memiliki angka yang tepat untuk serangan balik,” kata Nicola, seperti dilansir dari situs resmi Cremonese.

“Membiarkan celah untuk lawan seperti itu artinya Anda tidak bisa mendapatkannya kembali, karena kami menghadapi para pemain yang sangat berkualitas,” tambahnya.

Selain itu, Nicola juga mengakui bahwa Cremonese kurang teratur di babak kedua. Namun, dia tidak bisa mengharapkan yang lebih baik melawan tim yang sangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami kurang agresif untuk menghentikan permainan lebih awal. Di babak kedua, kami harus menyerang dalam formasi tiga lawan tiga, dan kami kehilangan keseimbangan.,” kata Nicola.

“Konsepnya selalu sama: entah saya bermain untuk memberi kepercayaan diri kepada para pemain, lalu saya tidak bisa meminta mereka untuk tidak bermain berlebihan, tetapi kami berada di posisi di mana kami tidak boleh menyerah sampai akhir,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Pelatih asal Bulgaria Ivan Kolev memprediksi bahwa pelatih Timnas Indonesia John Herdman akan lebih banyak mengandalkan pemain lokal pada ajang FIFA Series 2026
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT