AC Milan Ketar-ketir, Media Italia Klaim Inter Punya Senjata Rahasia yang Bakal Untungkan Nerazzurri di Derby della Madonnina
- REUTERS/Jennifer Lorenzini
Jakarta, tvOnenews.com - Marcus Thuram diprediksi menjadi pembeda dalam duel panas Derby della Madonnina antara Inter Milan dan AC Milan akhir pekan ini. Ia disebut-sebut sebagai X-Factor yang dapat menentukan hasil pertandingan berkat kekuatan utamanya: duel udara.
Laporan Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa kemampuan sundulan Thuram bisa menjadi senjata mematikan bagi Inter. Milan pun diperingatkan untuk memberikan perhatian ekstra terhadap striker asal Prancis tersebut.
Thuram akhirnya kembali masuk skuad utama setelah absen cukup lama akibat cedera. Ia digadang-gadang bakal menjalani starter pertamanya di Serie A sejak September lalu.
Penyerang berusia 28 tahun itu kemungkinan besar akan kembali menjadi partner Lautaro Martinez di lini depan. Posisi Ange-Yoan Bonny dan Francesco Pio Esposito diperkirakan harus dikorbankan demi duet utama Nerazzurri tersebut.
Kehadiran Thuram memberi Inter dimensi berbeda dalam serangan, terutama pada situasi bola mati. Derby Milan dikenal sebagai laga yang sering ditentukan oleh detail kecil, dan sundulan menjadi salah satu faktor krusial.
Sejak bergabung pada 2023, Thuram mengalami perkembangan pesat dalam kemampuan duel udara. Ia menjelma menjadi penyerang yang tidak hanya cepat dan eksplosif, tetapi juga mematikan di udara.
Musim ini, Cristian Chivu memaksimalkan kekuatan fisik Thuram dengan lebih banyak skema umpan silang dan set-piece terencana. Strategi ini terbukti efektif karena Inter menjadi tim dengan koleksi gol sundulan terbanyak di Serie A.
Nerazzurri sejauh ini mengoleksi lima gol sundulan, angka tertinggi di liga. Pencapaian tersebut bukan kebetulan karena struktur penyerangan Inter memang mengandalkan keunggulan fisik dan timing para pemain bertubuh besar.
Empat dari lima gol Thuram musim ini juga lahir dari sundulan. Catatan itu menjadikannya salah satu penyerang paling berbahaya di Italia dalam memanfaatkan bola silang maupun situasi bola mati.
Selain Thuram, Inter juga memiliki dua ancaman lain yang tak bisa diremehkan. Yann Bisseck dan Alessandro Bastoni sama-sama punya kemampuan duel udara sangat baik dan kerap menjadi target utama pada situasi corner maupun free kick.
Kombinasi ketiganya membuat Inter menjadi tim yang sangat sulit dihadapi ketika bola diarahkan ke kotak penalti. Lawan bukan hanya harus fokus menjaga pergerakan Thuram, tetapi juga harus mewaspadai dua bek tinggi besar tersebut.
Derby della Madonnina akhir pekan ini pun diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi dan banyak duel fisik. Jika Inter mampu memaksimalkan keunggulan udara, mereka bisa saja mengulang dominasi seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Thuram kini berada dalam posisi ideal untuk kembali mencuri perhatian. Ia memiliki momentum, dukungan penuh dari Chivu, dan skema permainan yang dirancang untuk mengeluarkan seluruh potensi terbaiknya.
Dengan segala faktor itu, spotlight untuk laga derbi kali ini jelas tertuju pada sang “Spesialis Sundulan” asal Prancis. Thuram hanya perlu membuktikan bahwa ia memang layak disebut sebagai X-Factor Inter di panggung terbesar Serie A.
(sub)
Load more