News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banting Egy Maulana Vikri, AFC Beri Tambahan Sanksi Pada Pesaing Dewa United di AGL

Phnom Penh Crown menahan imbang Dewa United di laga perdana AFC Challenge League, Minggu (26/10/2025) lalu dengan skor akhir 1-1. 
Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:12 WIB
Banting Egy Maulana Vikri, AFC Beri Tambahan Sanksi Pada Pesaing Dewa United di AGL
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - AFC memberikan sanksi tambahan pada pesaing Dewa United di ajang AFC Challenge League, Phonm Penh Crown FC. Pemain Phnom Penh Crown, Devit Yem mendapatkan sanksi tambahan atas kartu merah yang diterimanya ketika melawan Dewa United. 

Phnom Penh Crown menahan imbang Dewa United di laga perdana AFC Challenge League, Minggu (26/10/2025) lalu dengan skor akhir 1-1. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan itu diwarnai oleh kartu merah Devit Yem setelah sang pemain membanting pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri. 

Devit Yem diusir wasit pada menit 66 atas kartu merah langsung. Imbasnya, AFC pun memberikan sanksi tambahan bagi pesaing berat Dewa United ini. 

Komite Disiplin AFC memberikan tambahan sanksi pada Devit Yem setelah terbukti bersalah melanggar Pasal 27 Regulasi Disiplin dan Kode Etik AFC. 

Devit Yem terbukti melakukan pelanggaran berat yang dapat dihukum dengan pengusiran. Tak hanya absen di laga Phnom Penh Crown melawan Shan United, Devit Yem pun mendapatkan sanksi tambahan oleh AFC berupa denda. 

"Devit Yem dilarang bertanding di satu pertandinigan AFC Challenge League 2025-2026 di laga Phnom Penh Crown FC melawan Shan United pada 29 Oktober 2025," tulis AFC. 

Tak hanya itu, sesuai dengan regulasi AFC Challenge League 2025-2026, AFC turut memberikan sanksi tambahan berupa denda bagi pemain berposisi depan ini. 

Denda sebesar 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp16,5 juta wajib dibayarkan sang pemain maksimal 30 hari setelah keputusan diumumkan oleh AFC. 

"Devit Yem diwajibkan membayar denda sebesar 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp16,5 juta dan wajib dibayar maksimal 30 hari setelah pengumuman," tulis AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau tanpa Devit Yem, Phnom Penh Crown tetap memenangkan pertandingan dengan menaklukkan Shan United dengan skor 3-1.

Hasil itu membuat Phnom Penh Crown berada di puncak klasemen Grup E dengan raihan empat poin. Devit Yem pun bisa kembali di laga selanjutnya ketika Phnom Penh Crown menghadapi Tainan City pada Sabtu (1/11/2025) mendatang. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT