News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Wasit Terjadi Lagi di Liga Italia dalam Laga Juventus Kontra Lazio: Harusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

 Kontroversi yang melibatkan wasit di Liga Italia kembali terjadi dalam pertandingan antara Juventus dan Lazio. Media Italia menilai seharusnya ada penalti dan kartu merah yang diberikan.
Senin, 27 Oktober 2025 - 11:52 WIB
Manuel Locatelli di laga Juventus melawan Lazio
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi yang melibatkan wasit di Liga Italia kembali terjadi dalam pertandingan antara Juventus dan Lazio. Media Italia menilai seharusnya ada penalti dan kartu merah yang diberikan.

I Bianconeri gagal mengakhiri rangkaian negatifnya ketika melawat ke Stadio Olimpico untuk lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka menderita kekalahan dengan skor 0-1 pada Senin (27/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol cepat Toma Basic pada menit kesembilan menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Namun, ada beberapa insiden yang disorot oleh Football-Italia.

Striker Juventus Jonathan David dan Matteo Guendouzi dari Lazio
Striker Juventus Jonathan David dan Matteo Guendouzi dari Lazio
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

 

Menurut media Italia tersebut, wasit Andrea Colombo harusnya memberikan kartu kuning kedua kepada Weston McKennie. Sang gelandang sebelumnya telah menjatuhkan Matteo Guendouzi di lini tengah.

Para pemain Biancoceleste mendesak agar sang gelandang Juve dikartu merah. Namun demikian, Colombo tetap menyimpan kartu merahnya di kantong dan tidak mengusir McKennie.

Insiden berikutnya adalah yang menguntungkan Juventus. Itu terjadi setelah Mario Gila melanggar Francisco Conceicao di kotak terlarang.

Sang penyerang asal Portugal dijatuhkan dan Gila langsung bertindak seakan Bianconeri akan mendapatkan tendangan bebas. Namun demikian, setelah pemantauan ulang melalui VAR, tidak ada penalti yang diberikan.

Dua momen tersebut menjadi sorotan bagi Football-Italia. Sebab, pada hari sebelumnya, ada insiden yang melibatkan wasit di laga Napoli kontra Inter Milan.

Kevin De Bruyne mengeksekusi penalti Napoli melawan Inter Milan
Kevin De Bruyne mengeksekusi penalti Napoli melawan Inter Milan
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

 

Pada pertandingan tersebut, Napoli mendapatkan penalti di babak pertama. Namun, Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, memprotesnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Maurizio Mariani menjadi sorotan setelah laga bagi Marotta. Dia beralasan bahwa gol penalti De Bruyne telah memberi dampak secara emosional untuk Inter.

“Saya berada di ruang ganti saat jeda dan jelas bahwa penalti itu memberikan dampak kuat kepada mood tim. Saya tidak bilang Napoli tak berhak menang, namun kami di sini untuk memprotes bagaimana penalti diberikan,” kata Marotta kepada DAZN Italia. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT